Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tembus Rp242 Miliar
Peletakan batu bata pertama NYIA (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)
Bandara Kulonprogo, proses pembangunan lahan relokasi lambat
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Pemkab Kulonprogo mengakui progres pembangunan di lahan relokasi cenderung lambat. Peran pihak Rehabilitasi dan Rekonstruksi Masyarakat dan Permukiman Berbasis Komunitas (Rekompak) sebagai fasilitator dinilai belum terlihat.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Kulonprogo, Sukoco, Senin (17/4/2017). Dia mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi kendala dalam pembangunan rumah warga terdampak New Yogyakarta International Airport (NYIA) di lahan relokasi. Kondisi itu kemudian membuat warga memilih menunda realisasi pembangunan rumah.
Tahap pengurukan relokasi masih terus berjalan dan ditargetkan selesai akhir April ini. Meski begitu, Sukoco berpendapat pengurukan yang belum selesai 100 persen itu bukanlah satu-satunya masalah. Pendampingan Rekompak sebagai fasilitator warga terdampak juga dianggap kurang optimal.
“Kesigapan Rekompak saya kira juga berpengaruh besar terhadap keseluruhan proses yang perlu segera dijalankan warga,” kata Sukoco.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polsek Bambanglipuro menangkap pria asal Sleman yang menipu kelompok tani dengan modus meminjam pompa air lalu menjualnya ke rongsok.
Banyumas revisi tarif retribusi pasar lewat Perbup 8/2026. Pedagang dapat keringanan, kepatuhan ditargetkan meningkat.
Lima remaja di Pati dibina polisi usai viral video pocong. Polisi pastikan konten hoaks dan situasi tetap aman.
WBC tetapkan Agit Kabayel sebagai penantang wajib Oleksandr Usyk untuk perebutan gelar dunia kelas berat pada 2026.
Kunjungan wisata Malioboro diprediksi memuncak mulai Jumat saat libur Iduladha 2026. Pengawasan kebersihan diperketat 24 jam.