BANDARA KULONPROGO : Peran Rekompak Dinilai Belum Terlihat

Rima Sekarani
Rima Sekarani Selasa, 18 April 2017 03:22 WIB
BANDARA KULONPROGO : Peran Rekompak Dinilai Belum Terlihat

Peletakan batu bata pertama NYIA (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)

Bandara Kulonprogo, proses pembangunan lahan relokasi lambat

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Pemkab Kulonprogo mengakui progres pembangunan di lahan relokasi cenderung lambat. Peran pihak Rehabilitasi dan Rekonstruksi Masyarakat dan Permukiman Berbasis Komunitas (Rekompak) sebagai fasilitator dinilai belum terlihat.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Kulonprogo, Sukoco, Senin (17/4/2017). Dia mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi kendala dalam pembangunan rumah warga terdampak New Yogyakarta International Airport (NYIA) di lahan relokasi. Kondisi itu kemudian membuat warga memilih menunda realisasi pembangunan rumah.

Tahap pengurukan relokasi masih terus berjalan dan ditargetkan selesai akhir April ini. Meski begitu, Sukoco berpendapat pengurukan yang belum selesai 100 persen itu bukanlah satu-satunya masalah. Pendampingan Rekompak sebagai fasilitator warga terdampak juga dianggap kurang optimal.

“Kesigapan Rekompak saya kira juga berpengaruh besar terhadap keseluruhan proses yang perlu segera dijalankan warga,” kata Sukoco.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online