HUKUMAN KASUS KLITHIH : Keenam Terdakwa Dipindah ke LPKA Wonosari

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Rabu, 19 April 2017 05:18 WIB
HUKUMAN KASUS KLITHIH : Keenam Terdakwa Dipindah ke LPKA Wonosari

Aparat kepolisian menghalau keluarga korban yang hendak mendekati terdakwa pembacokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa Ilham Bayu Fajar di PN Jogja, Senin (3/4/2017). (Ujang Hasanudin)

Hukuman kasus klithih, kemungkinan pengacara akan ajukan banding.

Harianjogja.com, JOGJA -- Keenam terdakwa kasus kekerasan yang menewaskan Ilham Batu Fajar dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Wonosari Gunungkidul, Selasa (18/4/2017).

Baca Juga : http://m.solopos.com/?p=810619">HUKUMAN KASUS KLITHIH : Jaksa Siapkan Kontra Memori Banding

“Semua terdakwa dalam keadaan sehat dan selamat,” tegas Kapolsek Ngampilan, Komisaris Polisi Kusila, Selasa (18/4/2017).

Ia enggan menyampaikan lebih jauh soal kondisi para terdakwa karena pihaknya hanya menjaga, sementara status tahanan adalah titipan kejaksaan.

Kepala LPKA Wonosari, Sri Lestari menjamin keamanan dan kesehatan semua tahanan, termasuk keenam terdakwa yang baru masuk. Ia mengatakan kondisi LPKA tidak jauh berbeda dengan rumah yang berbeda dengan tahanan dewasa. Disinggung soal dua tahanan yang usianya sudah 17 tahun, Sri mengaku setelah tahanan berusia 18 tahun nanti terpaksa harus dipindah ke tahanan umum.

“Karena memang aturannya demikian LPKA khusus untuk anak 18 tahun ke bawah,” ujar dia.

Kasi Pidana Umum, Kejaksaan Negeri Jogja, Wisnu Wardhana pun mengaku mempercepat pemindahaan tahanan dari Rumah Tahanan Polsek Ngampilan ke LPKA Wonosari karena di Polsek fasilitasnya tidak mendukung untuk tahanan anak. Rutan Polsek Ngampilan memang sifatnya hanya titipan sementara. Selain fasilitas anak, LPKA diakuinya juga menyediakan pembinaan khusus anak sehingga tahanan anak lebih terjamin hak-haknya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online