Wonogiri Putar Haluan Ekonomi, Pariwisata dan Ekraf Jadi Andalan Baru
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Hary Sukmono, berbicara di hadapan sejumlah pengelola objek wisata Gua Pindul saat mediasi konflik antar-pengelola di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul, Rabu (19/4/2017). (JIBI/Harian Jogja/Irwan A. Syambudi)
Salah satu pengelola diduga melanggar nota kesepahaman
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Antar-pengelola objek wisata Gua Pindul di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo kembali memanas lantaran salah satu pengelola diduga melanggar nota kesepahaman.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dewa Bejo, Subagyo, menuturkan konflik kembali memanas ketika kelompoknya mendapatkan laporan dari Pokdarwis Dewa Bejo 3 (Panca Wisata), mengenai salah satu pokdarwis yang memasukan wisatawan ke objek wisata Gua Pindul tanpa melalui Dewa Bejo.
Dalam nota kesepemahaman yang sudah disepakati seluruh pokdarwis, mereka yang ingin memasukan wisatwan ke Gua Pindul harus melalui Pokdarwis Dewa Bejo. Alasannya, Dewa Bejo merupakan satu-satunya yang dikukuhkan sebagai Pokdarwis pengelola Goa Pindul oleh Dinas Pariwisata Gunungkidul. “Jika aturan sudah disepakati, ya harus ditaati bersama juga,” katanya, Rabu (19/4/2017).
Sekretaris Dispar Gunungkidul Hary Sukmono mengakui dalam beberapa hari terakhir ada ketegangan antar-pengelola Pindul. Hal itu dipicu salah satu pengelola yang tidak menjalankan kesepakatan yang di fasilitasi Polres Gunungkidul pada 24 September 2016 lalu.
Beberapa kesepakatan seperti mengenai kewajiban tarif dan kerja sama antaroperator yang selama ini mengelola destinasi wisata Pindul hingga Situs Sokoliman. “Ada sedikit kesalahan komunikasi antaroperator yang dipicu karena ada yang tidak menjalankan kesepakatan. Namun, sudah bisa diatasi,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
JMS 2026 mempertemukan ratusan media lokal Jawa Tengah untuk menyusun strategi menghadapi disrupsi digital dan tantangan AI.
Aktivis Global Sumud Flotilla mengaku mengalami sengatan listrik dan kekerasan fisik saat ditahan Israel usai misi kemanusiaan menuju Gaza.
Tingkat pengangguran DIY turun menjadi 3,05% pada Februari 2026. Pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif jadi penyerap tenaga kerja utama.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp57.650 per kg menurut data PIHPS Kamis pagi. Telur ayam ras dijual Rp32.500 per kg.
Revisi UU HAM disiapkan untuk melindungi aktivis dan pembela HAM dari kriminalisasi serta memperkuat hak digital dan lingkungan hidup.