KECELAKAAN LAUT : Berangkat Memancing Sejak Sabtu, Sampai Rabu Warsono Tak Kunjung Pulang
JIBI/HARIAN JOGJA/DESI SURYANTO PENCARIAN KORBAN: Anggota SAR gabungan dari SAR, Polairud dan TNI AL mempersiapkan segala perlengkapan pertolongan sebagai upaya pencarian korban di sepanjang pantai Parangtritis dan Parangkusumo untuk melakukan pencarian terhadap tiga wisatawan yang menjadi korban kecelakaan laut di pantai Parangtritis, Kretek, Bantul, Senin (7/3). Ketiga wisatawan yang tergulung ombak pantai selatan Minggu (6/3) itu hingga saat ini belum diketemukan, tim SAR yang melakukan pencarian terken
Kecelakaan laut dialami pemancing
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Seorang pemancing asal Kota Jogja menghilang sejak empat hari terkahir di Pantai Wediombo, Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo. Polisi dan Tim Search And Rescue (SAR) hingga Rabu (26/4/2017) sore masih melakukan pencairan di sekitar perairan Pantai Wediombo.
Baca Juga : http://www.harianjogja.com/2017/04/26/kecelakaan-laut-3-hari-vario-diparkir-di-wediombo-dimana-sang-pemilik-812791">KECELAKAAN LAUT : 3 Hari Vario Diparkir di Wediombo, Dimana Sang Pemilik?
Kapolsek Girisubo, AKP Mustaqim menjelaskan warga Dusun Keparakan Kidul, Kelurahan Keparakan, Kecamatan Mergangsan, Kota Jogja yakni Warsono Yudarta menghilang sejak berangkat memancing pada Sabtu (22/4/2017) lalu. Warsono diduga hilang lantaran mengalami kecelakaan laut.
Dia menjelaskan keluarga korban juga sudah mendatangi Pantai Wediombo untuk ikut dalam proses pencarian korban. Namun hingga Rabu (26/4/2017) sore, pria berusia 39 tahun itu belum juga diketemukan.
Koordinator Tim SAR Wilayah I, Sunu Handoko Bayu Segara mengatakan, proses pencarian masih terus dilakukan. Pihaknya menerjunkan empat personel dengan menggunakan perahu patroli.
Dari pentunjuk awal yang diperoleh, pihaknya mendapatkan infromasi dari nelayan setempat yang menemukan wadah pakan ikan yang biasa digunakan pemancing. Wadah pakan ikan itu ditemukan oleh nelayan pada Senin (24/4/2017) lalu di sekitar perairan Pantai Wediombo.
Kuat dugaan wadah tersebut merupakan milik Warsono.
“Namun kami belum dapat menyimpulkan apakan korban memang mengalami kecelakaan laut atau tidak,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share