283.270 Kasus ISPA Tercatat, Ini 5 Kota dengan Udara Terburuk
Sebanyak 283.270 kasus ISPA tercatat hingga 13 Oktober 2026. Simak lima kota dengan kualitas udara terburuk dan cara melindungi kesehatan.
Para korban mendapatkan penanganan medis dalam simulasi penanggulangan bencana longsor di Lapangan Desa Purwoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kulonprogo, Rabu (26/4/2017). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)
Lima tahun mendatang, seluruh desa akan menyandang status sebagai desa siaga bencana (Destana).
Harianjogja.com, SLEMAN- Sebagai wilayah rawan bencana, masyarakat di 86 desa di wilayah Sleman harus selalu siap siaga. Lima tahun mendatang, seluruh desa akan menyandang status sebagai desa siaga bencana (Destana).
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Heru Saptono mengatakan, pembentukan Destana bertujuan untuk melindungi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bahaya dari dampak-dampak merugikan bencana.
Selain itu juga, lanjutnya, untuk meningkatkan peran serta masyarakat khususnya kelompok rentan dalam pengelolaan sumber daya dalam mengurangi resiko bencana. Kondisi Destana di wilayah Sleman hingga saat ini terdapat 32 Destana.
“Target kami 2017 ini bisa menambah 12 Destana menjadi 36 Destana, dan pada 2021 nanti seluruh desa se Sleman yang jumlahnya 86, bisa menjadi Desa Tangguh Bencana," kata Heru, Kamis (28/4/2017).
Menurutnya, mitigasi bencana butuh partisipasi dari semua pihak dan bukan hanya relawan semata. Masyarakat diharapkan memiliki keterampilan dalam menghadapi bencana untuk mencegah terjadinya korban jiwa.
Di wilayah Sleman, tercatat tujuh desa termasuk rawan bencana Erupsi Merapi, enam desa di wilayah Prambanan rawan bencana longsor, dan lima desa di Berbah dan Kalasan rawan bencana gempa. Sisanya desa-desa tersebut rawan bencana angin kencang.
Karena itu, Pemkab Sleman berupaya memaksimalkan keberadaaan Destana dengan menambah jumlahnya setiap tahun. "Dari 12 destana yang dibentuk tahun ini, delapan Destana didanai APBD Sleman dan empat lainnya dari APBD DIY," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 283.270 kasus ISPA tercatat hingga 13 Oktober 2026. Simak lima kota dengan kualitas udara terburuk dan cara melindungi kesehatan.
Bulog melelang 380.000 ton beras turun mutu untuk diolah menjadi tepung. UMKM di seluruh Indonesia diprioritaskan melalui lelang nasional.
Kalurahan Plembutan, Gunungkidul, mengembangkan mitigasi banjir berbasis peringatan dini setelah banjir 2017 dan 2025. Program ini menarik perhatian ASEAN.
SIM Keliling Jogja Selasa 27 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Satpol PP Bantul menyoroti potensi geng sekolah memicu klitih. Pengawasan orang tua, pembinaan pelajar, dan patroli dinilai penting untuk pencegahan.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Selasa, 27 Oktober 2026. Tersedia enam jadwal pergi dan pulang dengan tarif Rp12.000.