Rendah Hati, Probosutedjo Suka Bangun Pagar
Sejumlah guru di Sleman mengeluhkan tunjangan profesinya yang tidak bisa dicairkan
Harianjogja.com, SLEMAN-Sejumlah guru di Sleman mengeluhkan tunjangan profesinya yang tidak bisa dicairkan. Hal ini disebabkan perubahan kode mata pelajaran yang belum dikonversi seiring dengan perubahan aturan yang diberlakukan.
Ketua PGRI Sleman, Sudiyo mengatakan ada sejumlah masalah terkait pencairan tunjangan profesi di triwulan pertama 2017.
“Kode mapel [mata pelajaran] berubah, jumlah yang diterima juga menurun dibandingkan tahun lalu,” jelasnya pada Jumat (12/5/2017).
Selain guru, adapula sejumlah kepala sekolah yang belum menerima tunjangan yang diterima tiap 3 bulan sekali ini.
Ia menguraikan jika tunjangan tersebut diterima oleh guru yang sudah lolos proses sertifikasi dan kemudian diberikan kode masing-masing sesuai pelajaran yang diampu.
Kode tersebut yang kemudian dimasukkan ke sistem online dan menghasilkan surat keputusan pembayaran tunjangan profesi tersebut.
Nyatanya, Sudiyo mengatakan, ada sejumlah guru yang tidak bisa mendapatkan surat keputusan itu akibat perubahan kode tersebut. Akibatnya, tunjangan tersebut tidak bisa diterima oleh tenaga pengajar tersebut.
Ia menyebutkan sudah ada setidaknya 15 guru SMP yang mengadukan hal ini ke pihaknya. Selain itu, ada pula sejumlah guru SD dan SMA yang mengalami hal serupa meski belum melakukan keluhan resmi.
Penurunan nominal yang diterima juga beragam anatar Rp300.000 hingga Rp3 juta per orang. Dikatakan jika tunjangan profesi sendiri berubah 1 kali gaji pokok hingga jumlah berbeda-beda tiap orang.
Ketika dikonfirmasi, Sri Wantini, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Sleman mengatakan permasalahan tersebut sudah dikomunikasikan dengan pemerintah daerah.
Menanggapi hal ini, akan dilakukan konfirmasi dengan pihak Universitas Negeri Yogyakarta selaku pihak yang memberikan kode mapel bermasalah itu.
“Akan dikonfirmasi penyebab ada yang belum dikonfirmasi itu,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.