73 Kuota Jalur Mandiri Unsoed Disetting, Calon Maba Dimintai Uang
KPK menemukan dugaan pengaturan 73 dari 245 kuota PMB jalur mandiri Unsoed. Penyidik juga mengungkap tiga klaster perkara
Investasi syariah seperti sukuk kini makin diminati
Harianjogja.com, JOGJA -- Investasi pasar modal berbasis syariah mulai dilirik investor domestik. Bahkan, potensi transaksi pasar untuk saham syariah seperti sukuk di Jogja dinilai masih sangat besar.
Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia [DIY], Irfan Noor Riza mengungkapkan potensi investor pasar modal syariah sangat besar.
"Bahkan, beberapa kali produk investasi syariah seperti Sukuk yang di-launching selalu over subscribe. Artinya, selalu kelebihan permintaan," ujar Irfan pekan lalu.
Irfan mengungkapkan setiap produk Sukuk baru diluncurkan, investor langsung membelinya, sehingga banyak agen penjualan meminta tambahan untuk produk tersebut. Melihat tingginya minat dari investor terhadap produk syariah, kata Irfan, dapat dikatakan instrumen investasi ini terus berkembang.
Terkait potensi investasi syariah di Jogja, dia mengungkapkan potensi instrumen syariah sangat besar. Bukan hanya menawarkan produk-produk investasi reguler, tetapi juga semua jenis instrumen investasi yang dapat dibeli pasar modal juga ditawarkan kepada investor Jogja.
"Saat membeli saham, konsepnya sudah syariah karena ada sharing modal untuk mengembangkan usaha. Bedanya adalah pemilihan sahamnya, apakah syariah atau reguler," jelas Irfan.
Irfan menambahkan untuk memberikan produk investasi syariah yang tepat, BEI juga telah menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI). Tujuannya, untuk memperjelas produk-produk syariah yang dapat dipilih oleh investor.
Lebih lanjut Irfan mengatakan peminat instrumen investasi ini cukup heterogen. Pada februari jumlah investor di Jogja mencapai lebih dari 26.000 investor. Dapat dikatakan, lanjut Irfan, investor syariah di Jogja dikuasai oleh masyarakat umum, mulai dari pegawai negeri hingga ibu rumah tangga.
"Dari total keseluruhan investor pasar modal di Jogja, yakni 26.000 orang, hampir 50 persennya adalah investor yang memilih produk syariah," papar Irfan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menemukan dugaan pengaturan 73 dari 245 kuota PMB jalur mandiri Unsoed. Penyidik juga mengungkap tiga klaster perkara
Harga BBM 29 Agustus 2026 di Pertamina, BP-AKR, Shell, dan Vivo. Pertamax, BP 92, Revvo 92 turun, sementara sejumlah BBM diesel naik.
Kebakaran di Ngaglik Sleman menghanguskan enam kendaraan dan sejumlah perabotan. Kerugian ditaksir Rp1,5 miliar, pemilik rumah terluka.
Menteri PKP Maruarar Sirait membuka wacana hunian di atas sungai. Regulasi, legalitas, konstruksi, dan harga akan dikaji lebih dulu.
Anak Kampung Sadang, Bandung Barat, menyeberangi Waduk Saguling dengan rakit untuk sekolah. Warga berharap akses jembatan segera dibangun.
Kemnaker menyiapkan strategi triple skilling berupa upskilling, reskilling, dan cross-skilling untuk menghadapi perubahan dunia kerja akibat AI.