SPMB Jateng 2026 Resmi Dibuka, Daya Tampung Baru 40 Persen
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
Tentara Langit Familia berfoto saat audiensi di Harian Jogja, Senin (29/5/2017). (NIna Atmasari/JIBI/Harian Jogja)
Tentara Langit Familia berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menjaga dan mempertahankan Pancasila dan NKRI
Harianjogja.com, JOGJA-Tentara Langit Familia berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menjaga dan mempertahankan Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Bagi kami, Pancasila dan NKRI adalah harga mati. Maka dari itu, Tentara Langit Familia siap untuk menjaga Pancasila dan NKRI serta menghadapi kelompok-kelompok yang bakal mengganti Pancasila dan merusak NKRI. Selain itu juga kami akan mendukung kebhinekaan dan toleransi antarsesama,” ujar Ketua Umum Tentara Langit Familia, Hari Prastowo didampingi pengurus dan belasan anggota dalam audiensi di Harian Jogja, Senin (29/5/2017).
Dalam audiensi itu, mereka diterima oleh Pempimpin Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono.
Menurut Hari dalam waktu dekat ini Tentara Langit Familia juga akan terlibat dalam apel siaga bela Pancasila, bela NKRI bersama elemen-elemen lain di Jogja yang memiliki visi dan misi yang sama dalam mempertahankan Pancasila dan NKRI.
“Kami juga komitmen mendukung pemerintahan di bawah Presiden Joko Widodo untuk membangun negeri ini. Kami juga komitmen untuk mewujudkan wilayah Jogja yang aman, dan kondusif dengan tetap menjaga toleransi dan kebinekaan,” ujar Hari.
Tentara Langit Familia juga akan ambil bagian dalam peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni mendatang di Alun-alun Utara Jogja. “Pancasila harus dipertahankan. Nilai-nilainya harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Hari.
Sekretaris Tentara Langit Familia Adhi Putra Sumpeno mengatakan, selain mengikuti kegiatan kebangsaan dalam menjaga Pancasila dan NKRI, Tentara Langit Pancasila juga akan mengadakan kegiatan sosial berupa bagi-bagi takjil di Titik Nol kepada warga yang sedang menjalankan ibadah puasa.
“Kami juga membagikan stiker bergambar Pancasila kepada warga. Harapannya, Pancasila terus menjadi perekat Bangsa Indonesia,” ujar Putra.
Putra menambahkan, saat ini anggota Tentara Langit Pancasila sebanyak 350 orang yang tersebar di Yogyakarta. Namun, jumlah itu bakal terus bertambah mengingat banyak pihak yang ingin bergabung dengan Tentara Langit Familia.
“Yang sudah tercatat ada 350 orang, dan yang mau mendaftar lagi masih ada 200-an orang. Kami terbuka kepada siapa saja yang ingin bergabung asalkan memiliki visi yang sama dengan kami, yakni Pancasila dan NKRI adalah harga mati,” imbuh Hari.
Menanggapi pernyataan dari Tentara Langit Familia, Anton mengungkapkan Harian Jogja juga memiliki misi yang sama mendukung Pancasila dan NKRI. Sebagai media massa, Harian Jogja menghormati perbedaan yang ada di mmasyarakat dan berupaya mewadahinya.
"Kita punya benang merah yang sama untuk menjaga Pancasila dan NKRI. Beda itu indah, kami terus berupaya mewadahi agar perbedaan itu menghasilkan sesuatu yang positif," kata Anton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.