Muhammadiyah Buka Toko Oleh-Oleh Jogja, Bidik Wisatawan Persyarikatan
Suara Muhammadiyah membuka Toko Oleh-Oleh 1915 di Jogja untuk memasarkan produk UMKM warga persyarikatan dan masyarakat lokal.
Pelajar sekolah menengah pertama yang sudah merokok di Kulonprogo tergolong tinggi
Harianjogja.com, JOGJA—Riset yang dilakukan Nanyang Technology University bersama Pemerintah Kabupaten Kulonprogo membuktikan, pelajar sekolah menengah pertama yang sudah merokok di Kulonprogo tergolong tinggi.
Sedikitnya 800 pelajar SMP di Bumi Menoreh telah merokok dari setiap 15.000 jumlah pelajar SMP. Fakta unik lain, anak di perdesaan Kota Binangun itu lebih percaya diri untuk merokok ketimbang anak yang tinggal di area perkotaan.
Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo menyatakan penelitikan itu mengambil sampel siswa SMP di pegunungan maupun perkotaan. Dari 800 pelajar itu, kategori beragam, ada yang sudah sering dan baru mencoba rokok.
“Angka 800 menurut saya cukup tinggi karena populasi 15.000, itu kan kalau nanti sampai berkembang kan banyak sekali," ungkap Hasto seusai menghadiri pelantikan PKK di Kepatihan, Jogja, Rabu (31/5/2017).
Rata-rata yang mencoba merokok pertama kali antara usia 13 tahun dan 16 tahun dengan jumlah populasi hampir 36%. Dari usia tersebut mereka padahal berpotensi besar menjadi perokok aktif hingga dewasa.
Penyebabnya, para pelajar tersebut karena ikut-ikutan lingkungan mereka untuk merokok. Menariknya, kata Hasto, anak di kawasan pegunungan atau pedesaan di Kulonprogo lebih percaya diri dan menganggap tidak tabu melakukan aktivitas merokok dibandingkan anak Kulonprogo yang tingga di area perkotaan.
"Anak kota [di Kulonprogo] sembunyi kalau merokok, anak desa pelosok malah tidak. Karena budaya jamuan di desa menjadi biasa, seperti kenduri ada asbaknya banyak sekali, di desa kan biasa,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suara Muhammadiyah membuka Toko Oleh-Oleh 1915 di Jogja untuk memasarkan produk UMKM warga persyarikatan dan masyarakat lokal.
Kajari Kulonprogo Putri Ayu Wulandari akan mendalami penyidikan PT SAK yang telah berlangsung berbulan-bulan dan belum menetapkan tersangka.
Sekitar 1.600 warga turun ke Kali Code, Jogja, untuk bersih-bersih sungai dan lomba mural dalam rangka HUT ke-81 RI.
Tunggakan PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp26 miliar. DPRD meminta Pemkab mengoptimalkan penagihan untuk memperkuat PAD.
Wajiran resmi kembali menjabat Lurah Srimulyo, Bantul, setelah divonis bebas dalam kasus dugaan korupsi tanah kas desa atau TKD.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak