JALUR MUDIK LEBARAN 2017 : Pengerjaan Jalan Dihentikan Sepekan sebelum Lebaran
Sejumlah pekerja melakukan pengaspalan jalur mudik di kawasan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu (8/7/2015). Pengaspalan dan perbaikan jalan di jalur mudik Lebaran 2015 itu dimulai dari Kertosono, Nganjuk hingga Ngawi. Langkah perbaikan jalan itu diharapkan mampu memberikan kenyamanan pengguna jalan saat musim arus mudik mendatang. (JIBI/Solopos/Antara/Fikri Yusuf)
Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Gunungkidul akan menghentikan semua pekerjaan jalan sepekan sebelum lebaran
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL —Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Gunungkidul akan menghentikan semua pekerjaan jalan sepekan sebelum lebaran. Moyoritas jalan di Gunungkidul dipastikan siap untuk dilalui pemudik.
“Nanti sepekan sebelum lebaran pengerjaan jalan akan dihentikan semua. Kalau sekarang ini pekerjaan masih terus berlangsung,” ujar Kepala DPUPKP Gunungkidul, Edy Praptono, Selasa (6/6/2017).
Penghentian pengerjaan itu kata dia demi kelancaran arus mudik. Pasalnya sepekan sebelum lebaran diperkirakan kondisi jalan akan dipadati oleh para pemudik. Sehingga agar tidak menimbulkan kemacetan, maka pengerjaan jalan dihentikan untuk sementara.
Untuk itu saat ini pengerjaan jalan yang masih berlangsung agar dioptimalkan supaya dapat dilalui pemudik. Sebab sepekan sebelum lebaran, selesai atau tidak selesai maka pengerjaan jalan harus dihentikan.
Sejumlah ruas jalan utama yang kini masih dalam pengerjaan salah satunya adalah jalur alternatif Wonosari-Sleman. Pembangunan Jembatan Lemah Abang di jalur tersebut yang hingga kini belum selesai, membuat jalur Wonosari-Sleman belum dapat dilalui pemudik pada tahun ini. Diperkirakan jalur tersebut akan siap dilalui pada tahun depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share