Motor Curian Dijual Rp2,3 Juta, Warga Karangmojo Ditangkap Polisi
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Sugiyono, salah seorang warga Dusun Kajar, Desa Karangtengah saat menunjukan buku hasil penelitian ibunda Barack Obama yang berjudul Surviving Against The Odds Village Industry in Indonesia, Jumat (30/6/2017). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Presiden Amerika Serikat ke-44 Barack Obama telah mengakhiri liburan selama dua hari di Kota Jogja. Meski tak menyempatkan diri berkunjung ke Kota Wonosari, namun hal ini tetap memberikan kesan tersendiri bagi masyarakat, khususnya warga yang tinggal di Dusun Kajar, Desa Karangtengah, Wonosari.
Kabar kedatangan Obama ke Kota Jogja sempat memberikan secercah harapan bagi warga Dusun Kajar, Desa Karangtengah, Wonosari agar mantan Presiden Amerika ini melakukan kunjungan ke wilayah yang terkenal dengan kerajinan pandai besi tersebut.
Harapan untuk singgah ini bukan tanpa alasan, sebab di dusun ini sempat menjadi tempat singgah keluarga besar Obama, khususnya sang ibu yang bernama Stanley Ann Dunham.
Meski gagal datang ke Dusun Kajar dan memberikan rasa kecewa, namun kedatangan tersebut mengingatkan kembali ingatan warga tentang keluarga besar Obama.
Pada tahun 1976, Dunham sempat menetap di Dusun Kajar selama enam bulan untuk melakukan penelitian tentang kehidupan perekonomian masyarakat desa.
Selama meneliti Dunham sering berinteraksi dengan masyarakat. Bahkan setiap dua hari sekali, ia pun menyempatkan diri melihat kerajinan pandai besi di dusun tersebut. Hal ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana kehidupan dan geliat ekonomi di masyarakat.
“Saya masih ingat beliau [Stanley Ann Dunham]. Orangnya tinggi besar dengan rambut keriting. Selama tinggal, dia sering melihat proses pandai besi di pabrik yang saya miliki,” ujar Mbah Sastro Suyono, pemilik rumah yang dulu ditinggali ibu Obama selama melakukan penelitian kepada wartawan, Jumat (30/6/2017).
Menurut dia, Dunham sangat ramah. Sebagai kenang-kenangan atas penelitian yang dilakukan, Mbah Sastro mengaku diberikan beberapa album foto dan juga buku yang berjudul Surviving Against The Odds Village Industry in Indonesia.
Hanya saja, untuk kenangan berupa foto, Mbah Sastro tidak bisa menunjukan karena sedang dipinjam oleh seorang peneliti.
“Yang ada tinggal ini [buku berjudul Surviving Against The Odds Village Industry in Indonesia], sedang untuk foto-foto dengan ibu Obama masih dipinjam dan belum dikembalikan hingga sekarang,” kata Sastro lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Harga BBM naik per 17 Mei 2026. Solar BP-AKR dan Vivo tembus Rp30.890 per liter, Pertamax Turbo dan Dexlite juga naik.
Veda Ega Pratama start dari posisi ke-21 Moto3 Catalunya 2026 usai gagal lolos Q2. Rider Indonesia tetap optimistis memburu rombongan depan.
Kevin Diks mencetak gol spektakuler saat Borussia Monchengladbach menghancurkan Hoffenheim 4-0 di Bundesliga 2025/2026.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mendoakan Marc Marquez cepat pulih meski Aprilia sedang dominan di MotoGP 2026.
WhatsApp bisa membuat memori ponsel cepat penuh. Simak cara membersihkan penyimpanan tanpa menghapus chat penting.