Ilustrasi Dragbike (Dok/JIBI/SOLOPOS)
Sirkuit Potrobayan dikembangkan Kelompok Sadar Wisata setempat.
Harianjogja.com, BANTUL -- Sirkuit offroad di Dusun Potrobayan, Srihardono, Pundong, Bantul baru diresmikan berapa bulan lalu dan masih akan dikembangkan, khususnya untuk kebutuhan lomba. Lahan tersebut terletak di pinggir aliran Sungai Opak.
Baca Juga : http://m.harianjogja.com/?p=830906">Sirkuit Potrobayan Masih Butuh Pengembangan
Dibangunnya sirkuit offroad ini tidak lepas dari peranan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Potrobayan yang ingin memanfaatkan tanah kengser di tepian Sungai Opak. Maka dipilihlah sirkuit offroad sebagai alternatif wisata minat khusus bagi pecinta motor trail yang kini sedang digandrungi oleh anak muda.
Ketua Pokdarwis Potrobayan, Heriyadi menyebutkan status tanah kengser di tepi sungai tersebut merupakan milik Balai Besar Wilayah Serayu Opak (BBWSO). Menurutnya BBWSO sudah memberikan izin kepada Pokdarwis untuk mengelola tanah kengser tersebut. Kemudian Pokdarwis Potrobayan mulai mengembangkan daerah tersebut sebagai sirkuit dengan harapan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.
“Kami minta izin ke BBWSO pada peringatan 10 tahun gempa kemarin, langsung diberi izin,” tuturnya.
Heriyanto menuturkan pada tahun pertama perencanaan dan pembangunan sirkuit, Pokdarwis mengandalkan biaya sukarela yang dihimpun dari masyarakat. Selain itu, pihak pemerintah desa setempat juga turut membantu dengan menyewakan alat berat. Meski ia mengakui masih perlu pembangunan dan penataan di beberapa titik, sejak tiga bulan terakhir sirkuit tersebut sudah dapat digunakan.
"Memang masih perlu ditata tetapi sudah dapat digunakan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tags: