PERTANIAN SLEMAN : Selama 2016, Luas Lahan Turun 233 Hektar

Sekar Langit Nariswari
Sekar Langit Nariswari Minggu, 16 Juli 2017 11:22 WIB
PERTANIAN SLEMAN : Selama 2016, Luas Lahan Turun 233 Hektar

Ilustrasi Espos/Burhan Aris Nugraha ALIH FUNGSI LAHAN--Pekerja menyelesaikan proyek perumahan yang dibangun di area persawahan produktif di Donohudan, Boyolali, Selasa (7/6). Pengalihfungsian lahan pertanian produktif di Provinsi Jateng setiap tahun mencapai luasan 2.000-2.500 hektare. SOLOPOS 08 JUN 2011 HAL 5 EKBIS

Pertanian Sleman, luas wilayah semakin tergerus

Harianjogja.com, SLEMAN -- Penurunan jumlah lahan pertanian sebanyak 233 hektar terjadi selama 2016 di Sleman. Padahal, daerah utara ini merupakan penyangga pangan DIY hingga 40%.

"Maka sangat dituntut kinerja penyuluh pertanian untuk menjaga Sleman tetap menjadi penyangga pangan di DIY”, ujar Sri Muslimatun, Wakil Bupati Sleman, Jumat (14/7/2017). Saat ini bidang pertanian memang terhambat sejumlah tantangan seperti cuaca yang dinamis dan sulit diprediksi.

Lebih lanjut ia berharap para penyuluh pertanian mampu membuat langkah-langkah yang inovatif untuk mengatasi tantangan tersebut. Ia berharap penurunan jumlah lahan pertanian tersebut tidak diikuti dengan penurunan hasil panen di Kabupaten Sleman. “Saya harap walaupun lahannya berkurang, tapi hasilnya harus tetap surplus. Dan harapan kita bisa panen diatas 9 ton per hektar,"tegasnya.

Wabup juga berpesan kepada para penyuluh pertanian DIY untuk mengedepankan koordinasi dan kerjasama dengan intansi terkait. Ia juga berharap para penyuluh melibatkan para pakar pertanian serta masyarakat sebagai kontrol sosial.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online