PENCURIAN SLEMAN : Begini Strategi Komplotan Pembobol 22 Rumah Saat Beraksi

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Rabu, 19 Juli 2017 08:55 WIB
PENCURIAN SLEMAN : Begini Strategi Komplotan Pembobol 22 Rumah Saat Beraksi

dokumen

Pencurian Sleman dilakukan komplotan

Harianjogja.com, SLEMAN -- Polisi menangkap satu pria dan dua orang wanita terkait kasus pencurian di rumah-rumah warga.  Komplotan pencuri ini berhasil menyatroni sebanyak  22 rumah di sejumlah wilayah.

Kapolsek Godean Kompol Supardi menyampaikan ketiga tersangka yang berhasil ditangkap, masing-masing Ade, 27 warga Godean, Swesty, 29 warga Mlati, dan Aero, 31, warga Jakarta Timur. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap ketiga tersangka.

Baca Juga : http://m.harianjogja.com/2017/07/18/pencurian-sleman-3-maling-spesialis-rumah-diringkus-834858">PENCURIAN SLEMAN : 3 Maling Spesialis Rumah Diringkus

Menurut dia, komplotan ini cukup licin dan piawai. Selain tercatat sebagai residivis, komplotan ini juga pandai bersilat lidah.

"Ade tiga kali dipenjara, yang perempuan juga pernah sekali (dipenjara)," katanya, Selasa (18/7/2017).

Saat beraksi komplotan ini datang menggunakan mobil rental. Modusnya dengan mencongkel jendela rumah menggunakan obeng. Aksi mereka terbilang berani, karena rumah masih ditinggali oleh para korban.

"Ade yang masuk, sementara dua tersangka lain, Swesty bertugas untuk mengawasi keadaan, dan Aero sebagai sopir," katanya.

Barang-barang hasil curian langsung dijual sehingga aparat kesulitan melacak hasil kejahatan. Itu dikarenakan mobilitas komplotan ini cukup tinggi. Sehari bisa beraksi tiga sampai lima TKP. Atas tindak mereka, penyidik menjerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online