Kehidupan Seni Malioboro Digairahkan Lagi lewat Nol Koma #1
Komunitas Malioboro Classical menghadirkan acara bertajuk 0, Nol Koma #1 untuk menggairahkan lagi kehidupan seni di Malioboro.
Romandha Edwin dan Hergita Syi Vadila Sudarisma (tengah) dinobatkan sebagai Dimas Diajeng Kota Jogja 2017 di Pagelaran Kraton Jogja, Minggu (23/7/2017) malam. (Marwan Yotha)
Wajib menjadi pribadi yang mencerminkan sosok Kota Jogja yang bermoral, berkarakter, komunikatif serta memiliki wawasan luas
Harianjogja.com, JOGJA—Romandha Edwin, 20, dan Hergita Syi Vadila Sudarisma, 20, dinobatkan sebagai Dimas dan Diajeng dalam acara Grand Final Pemilihan Dimas Diajeng Kota Jogja 2017 di Pagelaran Kraton Jogja, Minggu (23/7/2017) malam.
Roman, sapaan akrab, Romandha, merupakan mahahiswa Akuntansi Universitas Negeri Yogyakarta sedangkan Gita, sapaan akrab Hergita, merupakan mahasiswi Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta. Keduanya kini resmi menjabat Dimas Diajeng Kota Jogja 2017 sekaligus sebagai duta pariwisata Jogja untuk dua tahun ke depan.
Mereka menyisihkan 14 pasangan lainnya dalam Grand Final yang menghadirkan tujuh dewan juri, yaitu GKR Bendara, Tri Kirana Muslidatun, Achmad Charis Zubair, Edwin Ismedi Himna, Indria Laksmi Gamayanti dan Octo Lampito.
“Menjadi Dimas Diajeng bukanlah tugas ringan. Wajib menjadi pribadi yang mencerminkan sosok Kota Jogja yang bermoral, berkarakter, komunikatif serta memiliki wawasan luas terutama tentang budaya dan pariwisata Jogja,” ungkap Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poewardi, Minggu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komunitas Malioboro Classical menghadirkan acara bertajuk 0, Nol Koma #1 untuk menggairahkan lagi kehidupan seni di Malioboro.
Hari Kretek Nasional 2026 diwarnai konsolidasi 15 komunitas yang menghasilkan enam tuntutan terkait regulasi industri kretek.
Kemkomdigi membuka kanal pengaduan kuota internet melalui 159 dan meminta operator memenuhi perlindungan sisa kuota sesuai putusan MK.
Pabrik es KNMP Poncosari Bantul belum optimal karena harga jual dan persaingan es balok, ditambah minimnya hasil tangkapan nelayan.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut baru 25 persen sekolah mengajarkan coding dan AI, mulai kelas 5 SD hingga SLTA.
Sofyan/Akbar meraih perak voli pantai Asian Games 2026. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 10 perak, 23 perunggu.