Teguh Rahmat Prihatno Jabat Ketua DPD AELI DIY Periode 2026-2029

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Minggu, 09 Agustus 2026 09:27 WIB
Teguh Rahmat Prihatno Jabat Ketua DPD AELI DIY Periode 2026-2029

Serah terima bendera AELI DIY dari Ketua DPD AELI DIY Periode 2023-2026 kepada Ketua DPD AELI DIY Terpilih Periode 2026-2029. - Harian Jogja/Ist

Harianjogja.com, SLEMAN—Asosiasi Experiential Learning Indonesia (AELI) DIY menetapkan Teguh Rahmat Prihatno sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah AELI DIY periode 2026–2029 melalui Musyawarah Daerah ke-4 yang digelar di Karangasri Outbound pada Rabu (5/8/2026)

Teguh menuturkan pentingnya keberlanjutan kontribusi anggota AELI di daerah istimewa ini sebagai fondasi organisasi. Kepengurusan baru diharapkan dapat meneruskan berbagai capaian dan praktik baik yang telah dibangun para pengurus di periode-periode sebelumnya.

“Pengurus baru sekaligus perlu membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi anggota dan pemangku kepentingan dalam mengembangkan ekosistem experiential learning di DIY,” tuturnya dalam keterangan pers, Senin (10/8/2026).

Regenerasi kepemimpinan melalui Musda ke-4 tidak hanya menjadi momentum pergantian kepengurusan tetapi juga menjadi ruang konsolidasi bagi AELI DIY untuk menyusun langkah ke depan.

Teguh berharap dengan kepemimpinan baru periode 2026–2029, AELI DIY memasuki babak baru dengan membawa semangat kolaborasi, kontribusi dan keberlanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat peran experiential learning di DIY.

Musda menjadi forum tiga tahunan bagi anggota AELI DIY untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, menyampaikan gagasan sekaligus menentukan arah kepemimpinan dan program organisasi untuk periode berikutnya.

Ketua baru AELI DIY itu memaparkan AELI merupakan wadah bagi para praktisi dan pelaku experiential learning di Indonesia. AELI DIY menjadi bagian dari ekosistem tersebut di tingkat daerah dengan peran membangun jejaring, kolaborasi serta pengembangan praktik experiential learning di DIY.

Musda merupakan forum tiga tahunan bagi anggota AELI DIY untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, menyampaikan gagasan sekaligus menentukan arah kepemimpinan dan program organisasi untuk periode berikutnya. Pelaksanaan Musda ke-4 juga menjadi bagian dari proses regenerasi kepengurusan sekaligus upaya memperkuat keberlanjutan organisasi di tengah perkembangan ekosistem experiential learning, khususnya di DIY.

Teguh menyebut proses musyawarah berlangsung hangat dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi. Anggota mendapatkan ruang untuk berdialog, bertukar pandangan serta menyampaikan aspirasi mengenai pengembangan organisasi dan kontribusi AELI DIY bagi para praktisi dan pelaku experiential learning di Jogja.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis