Rendah Hati, Probosutedjo Suka Bangun Pagar
Ilustrasi kekerasan (Dok/JIBI/Solopos/Antara)
Kekerasan pelajar Sleman yang menimpa Dimas Afrizal Mustofa diharapkan dapat diselesaikan tuntas.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Keluarga korban aksi klitih, Dimas Afrizal Mustofa mempertanyakan ketidakhadiran Kapolres Sleman, AKBP Burkan Rudy Satria dalam sidang perdana pra peradilan perkara Nomor 4/PID.PRA/2017/PN. Kekecewaan juga diungkapkan mengenai penerbitan SP 3 atas pelaku klitih yang menyebabkan tewasnya Dimas.
Baca Juga : http://m.harianjogja.com/?p=836795">KEKERASAN PELAJAR SLEMAN : Keluarga Korban Anggap Janggal Penerbitan SP3, Mengapa?
Ketika dikonfirmasi, Kapolres Sleman, AKBP Burkan Rudy Satria mengatakan kehadirannya sudah cukup diwakilkan oleh kuasa hukum.
“Sudah ada kuasa hukum yang hadir, saya rasa itu cukup,”ujarnya ketika dihubungi melalui telepon.
Terkait tudingan soal kejanggalan dalam penerbitan SP 3, ia menyatakan hal itu biar dibuktikan di sidang pra peradilan.
Jika memang terbukti salah, ia mengaku tidak keberatan membuka kembali berkas perkara itu. Soal jarak penerbitan SP 3 dan pemberitahuan kepada pihak keluarga. Kapolres beropini jika hal itu mungkin saja hanya menjadi kesalahpahaman pihak terkait.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Istana menjelaskan sapi kurban Presiden Prabowo berasal dari anggaran Banpres dan disalurkan kepada masyarakat saat Iduladha 1447 H.
Pendakian Gunung Gede Pangrango ditutup 27-28 Mei 2026. TNGGP siagakan petugas untuk cegah pendaki ilegal.
Warga Kulon Progo gunakan anyaman daun kelapa sebagai wadah daging kurban untuk kurangi sampah plastik saat Iduladha 1448 H.
AS mengerahkan jet tempur F-22 dan puluhan pesawat pengisi bahan bakar di Israel hingga akhir tahun 2026.
Toyota bidik 300 SPK di IIMS Surabaya 2026 lewat peluncuran mobil hybrid baru dan berbagai program insentif pembelian kendaraan EV.