RSUD Wates Buka Layanan Poliklinik Sore

Rima Sekarani
Rima Sekarani Selasa, 25 Juli 2017 16:55 WIB
RSUD Wates Buka Layanan Poliklinik Sore

Anggota Komisi C DPRD Gunungkidul Anton Supriyadi saat melihat bangunan baru gedung IGD milik RSUD Wonosari, Sabtu (31/12/2016). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)

RSUD Wates membuka layanan poliklinik sore sejak Senin (17/7/2017) pekan lalu

 

Harianjogja.com, KULONPROGO -RSUD Wates membuka layanan poliklinik sore sejak Senin (17/7/2017) pekan lalu. Fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesahatan kepada masyarakat.

Direktur RSUD Wates, Lies Indriyati mengatakan, layanan poliklinik pagi masih berjalan seperti biasa. Hanya saja, pihaknya kini memberikan pilihan kepada pasien yang membutuhkan pelayanan di sore hari.

“Jadi ada tambahan waktu layanan. Sementara ini baru untuk poliklinik spesialis anak dan bedah,” ujar Lies, Senin (24/7/2017).

Lies lalu memaparkan, selama ini banyak keluhan dari masyarakat terkait waktu layanan poliklinik di RSUD Wates. Dia mencontohkan, kalangan orang tua merasa agak repot jika mesti meninggalkan pekerjaan pada pagi atau siang hari untuk menemani anaknya menjalani pemeriksaan kesehatan.

Pasien rawat jalan yang masih sekolah pun berharap tidak perlu sering meminta izin untuk meninggalkan jam pelajaran demi ke rumah sakit. Pihaknya kemudian berusaha memfasilitasi penambahan waktu pelayanan dengan membuka poliklinik sore.

Jumlah pasien yang mengakses layanan poliklinik memang cukup banyak, yaitu rata-rata mencapai 500 orang per hari. Hal itu kerap menyebabkan adanya kepadatan di ruang tunggu pemeriksaan sehingga kurang nyaman bagi pasien maupun keluarga yang mengantar. Keberadaan poliklinik sore kemudian juga diharapkan menjadi solusi alternatif bagi permasalahan tersebut.

Lies lalu mengungkapkan,  pelaksanaan layanan poliklinik sore menyesuaikan dengan waktu yang masih dimiliki dokter spesialis bersangkutan. Itulah mengapa sementara ini poliklinik sore untuk spesialis anak hanya dibuka pada Senin dan Rabu, sedangkan spesialis bedah dibuka setiap Senin dan Jumat.

Meski begitu, dia berharap nantinya semakin banyak dokter spesialis yang bisa bertugas hingga sore atau bahkan malam hari demi optimalisasi pelayanan kepada pasien.

“Harapannya nanti akan bertambah. Kalau [pasien poliklinik sore] sudah banyak, mereka akan menyesuaikan dengan kegiatan masing-masing,” kata Lies.

Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan HB X berharap RSUD Wates memiliki visi untuk menjadi rumah sakit bertaraf internasional. Hal itu tentu berkaitan dengan adanya pembangunan bandara baru New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Temon, Kulonprogo.

Sistem pelayanan kesehatan harus dikelola secara lebih efektif dan profesional dengan mengedepankan good hospital governance. “Konsekuensinya, harus terus menerus meningkatkan mutu layanan dan pembenahan manajemen,” ungkap Sri Sultan HB X.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online