Warga Jogja Ditantang Berani Gundul
Ribuan warga Kulonprogo mengikuti senam massal yang dilanjutkan lomba senam angguk di Alun-Alun Wates, Kamis (13/10/2016). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Pemkab Kulonprogo berencana menambah fasilitas internet.
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kulonprogo memperluas jaringan internet di Alun-Alun Wates. Fasilitas itu digunakan masyarakat secara cuma-cuma setiap kali mengunjungi ruang publik tersebut.
Alun-Alun Wates selama ini hanya didukung dengan jaringan internet yang jangkauannya terbatas untuk kawasan sisi timur dengan kecepatan akses 0,5 mbps. Sekitar dua pekan lalu, Dinas Kominfo Kulonprogo melakukan pemasangan jaringan baru di tiga titik sekaligus, baik sisi barat, utara, maupun selatan. Kecepatan aksesnya ditambah menjadi 5 mbps.
Kepala Dinas Kominfo Kulonprogo, Agus Santosa mengatakan penambahan jaringan internet gratis diharapkan mengoptimalkan fungsi Alun-Alun Wates sebagai ruang terbuka hijau.
“Alun-Alun biasanya untuk kegiatan olahraga, rekreasi, sampai kuliner. Sambil melakukan itu, masyarakat bisa mengakses berbagai informasi yang dibutuhkan lewat layanan internet,” ujar Agus, Minggu (30/7/2017).
Agus lalu mengungkapkan pemasangan jaringan internet gratis di Alun-alun Wates merupakan bagian dari program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo dan Sutedjo. Fasilitas itu diakui masih dalam masa uji coba. Pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada para pengunjung dan sejauh ini mendapatkan tanggapan positif.
“Rencananya mau kami launching tanggal 5 Agustus besok,” kata dia.
Program lain yang dijalankan Dinas Kominfo Kulonprogo adalah layanan aduan internal terkait permasalahan jaringan internet. Hal itu mengingat banyaknya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kulonprogo yang diketahui sering mengalami kendala pada fasilitas jaringan internet, seperti koneksi lambat atau sering putus. Kondisi itu dinilai mengurangi efektivitas kinerja.
“Kami membentuk satgas untuk menindaklanjuti aduan atau keluhan dari OPD jika ada permasalahan yang perlu ditangani,” ucap Agus.
Dinas Kominfo juga mengembangkan Sistem Informasi Manajemen (SIM) Smart Report untuk layanan pengadaan barang dan jasa. Ada pula SIM Obat yang disiapkan untuk mendukung pengelolaan distribusi obat bagi puskesmas dan Dinas Kesehatan Kulonprogo. Setiap obat yang masuk akan didata secara lebih mendetail, seperti sumber dana pengadaan hingga tujuan distribusi selanjutnya.
Sebelumnya, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo menyebut Dinas Kominfo Kulonprogo sebagai tulang punggung pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang teknologi dan informasi. Dinas Kominfo Kulonprogo diharapkan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat untuk bisa mengakses berbagai informasi yang dibutuhkan dengan lebih mudah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Jogja melengkapi berkas kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha dengan 147 saksi dan 13 tersangka.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Debarkasi haji di YIA mulai disiapkan menyambut kepulangan jemaah pada 2 Juni 2026 dengan sistem tanpa asrama pertama di Indonesia.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
MR.D.I.Y. Art Competition 2026 hadir di Jogja lewat workshop seni. Seniman muda diajak berkarya dan tembus panggung internasional.