Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Imunisasi Measless Rubella dijadwalkan di Kota Jogja
Harianjogja.com, JOGJA -- Dinas Kesehatan Kota Jogja siap menggelar imunisasi Rubella serentak yang dimulai hari ini, Selasa (1/8/2017). Pencanangan imunisasi Rubella akan dilaksanakan di SD Sapen yang akan dihadiri Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti, pagi ini.
Baca Juga : Selasa, Imunisasi Measless Rubella Mulai Dilaksanakan
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Jogja, Agus Sudrajat mengatakan imunisasi yang akan berlangsung selama Agustus-September itu akan diawali dari sekolah. Pihaknya sudah menggandeng sejumlah pihak untuk mensukseskan program imunisasi Rubella tersebut.
Total anak yang masuk kriteria wajib imunisasi di Kota Jogja sebanyak 103.151 orang. Mereka berusia sembilan bulan sampai usia 15 tahun. Petugas Dinas Kesehatan akan mendatangi langsung sekolah-sekolah selama Agustus. Setelah itu, layanan imunisasi akan dilakukan di Pos Pelayanan Kesehatan Terpadu (Posyandu) di semua wilayah. Selain itu imunisasi juga akan dilayani di sejumlah rumah sakit swasta.
Sejauh ini diakui Agus, tidak ada penolakan imunisasi seperti yang santer di media massa. "Mungkin [penolakan] di luar Kota Jogja, kalau di Jogja sejauh ini semua menerima. Imunisasi ini juga mendapat jaminan dari Majelis Ulama Indonesia," kata Agus, Senin (31/7/2017).
Kesiapan imunisasi Rubella juga terlihat di Puskesmas Mergangsan. Petugas Puskesmas sudah mendata ada 19 Taman Kanak-kanak (TK), 11 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini dan Kelompok Bermain (KB), 12 sekolah dasar, dan lima sekolah menengah pertama (SMP) yang menjadi sasaran imunisasi. Totalnya ada 5.700 anak yang akan diimunisasi di wilayah Mergangsan.
"Kita targetkan sehari bisa melayani 300-500 anak," kata Kepala Puskesmas Mergangsan, Abdul Latief, kemrin.
Rencananya pembukaan imunisasi di Mergangsan akan dimulai dari TK Karangkajen. Ia mengklaim rencana imunisasi ini sudah disosialisasikan dan mendapat respon positif dari masyarakat. Setelah dari sekolah, pihaknya juga akan menyisir ke kampung-kampung untuk memastikan tidak ada anak yang terlewatkan untuk imunisasi.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Fita Yulia Kisworini mengingatkan kepada masyarakat pentingnya imunisasi campak-rubella karena penyakit tersebut dapat menyebabkan komplikasi yang serius, bahkan kematian. Bahkan jika mengenai ibu hamil berpotensi menular pada janin dan menghambat tumbuh kembang anak.
Karena itu, sejak kecil perlu kekebalan tubuh untuk menghambat penyakit dengan ciri-ciri bintik merah di badan tersebut, salah satunya melalui imunisasi. Fita menyatakan tidak ada obat penyakit rubella dan cmpak, namun penyakit tersebut dapat dicegah dengan imunisasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Perplexity luncurkan Portable Computer, agen AI lokal yang berjalan di perangkat pengguna. Hanya kompatibel dengan Nvidia DGX Spark dan Linux RTX. Baca selengka
Raheem Sterling terancam penjara 2 tahun usai kecelakaan Lamborghini di M3. Mantan bintang Inggris didakwa mengemudi berbahaya, kepemilikan nitrous oxide, dan m
Agnez Mo melejit ke posisi kedua IMDb STARmeter setelah tampil sebagai Lila Hoth dalam Reacher Season 4 yang tayang di Prime Video.
Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Sleman Tahun Anggaran 2026 mencatat penurunan pendapatan daerah sebesar Rp117,12 miliar.
Trackhouse MotoGP umumkan duet Enea Bastianini dan Raul Fernandez untuk 2027. Martin ke Yamaha, Marquez di Ducati. Cek daftar pembalap selengkapnya.