Guru di Magelang Didorong Adaptif Hadapi Generasi Digital, Ini Tantangannya
Guru di Magelang didorong meningkatkan kompetensi agar adaptif menghadapi generasi digital, AI, dan perubahan karakter peserta didik.
One hundred thousand rupiah notes are seen through a magnifying glass in this photo illustration taken in Singapore, in this file picture taken March 14, 2013. Banks in Singapore are stubbornly against adopting domestically set reference rates for derivative contracts in the Indonesia rupiah, despite preparing to drop their own rate fixing for the Malaysian ringgit and Vietnamese dong. To match Analysis MARKETS-INDONESIA/FIXING REUTERS/Edgar Su/Files (SINGAPORE - Tags: BUSINESS)
nggota DPRD Sleman dalam waktu dekat akan menerima tunjangan transportasi
Harianjogja.com, SLEMAN- Anggota DPRD Sleman dalam waktu dekat akan menerima tunjangan transportasi. Hal itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.18/2017.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman Hardo Kiswoyo mengatakan, tunjangan transportasi tersebut hanya berlaku bagi anggota DPRD saja. Sementara untuk Ketua dan Wakil Ketua tidak mendapatkan tunjangan tersebut. "Sebab Ketua dan Wakil Ketua sudah mendapatkan kendaraan operasional," katanya saat ditemui Harianjogja.com, Jumat (4/8/2017).
Dia menjelaskan, masing-masing anggota DPRD akan mendapatkan tunjangan transportasi Rp8 juta. Besaran tunjangan tersebut, katanya sudah dianggarkan dalam APBD Perubahan. Hanya saja, proses pencairannya masih menunggu evaluasi dari Gubernur DIY.
Secara prinsip, lanjutnya, besaran tunjangan yang dianggarkan tersebut tidak boleh melebihi tunjangan yang ditetapkan Provinsi DIY. "Rp8 juta itu yang kami usulkan, nanti tunggu hasil evaluasi. Setelah itu kami masih menunggu Permen dan Perbup sebagai dasar hukum pencairannya," jelas Hardo.
Konsekuensi dari pemberian tunjangan transportasi itu, lanjut Hardo, sebanyak 28 kendaraan plat merah yang selama ini digunakan oleh anggota DPRD Sleman akan ditarik. Sebab perubahan organisasi perangkat daerah (OPD) berdampak pada meningkatnya kebutuhan kendaraan operasional.
"Kendaraan dinas yang digunakan anggota DPRD akan kami distribusikan kepada SKPD yang membutuhkan," jelas Ibnu Pujata Kasi Perencanaan Anggaran BKAD Ibnu Pujata.
Terpisah, Wakil Ketua DPRD Sleman Inoki Azmi Purnomo mengatakan, pemberian tunjangan transportasi tersebut berdasarkan PP No.18/2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan yang seharusnya efektif berlaku sejak Juli 2017. Namun karena anggarannya masuk dalam APBD Perubahan, pencairannya baru dilakukan setelah APBD Perubahan dievaluasi
"Pemberian tunjangan transportasi akan diberikan setiap bulan. Ketentuannya juga harus menunggu Perbup," katanya.
Dia berharap, dengan pemberian tunjangan transportasi tersebut kinerja anggota Dewan bisa lebih meningkat. "Anggota Dewan harus lebih giat lagi. Kalau pimpinan sudah giat meski nggak dapat tunjangan transportasi," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guru di Magelang didorong meningkatkan kompetensi agar adaptif menghadapi generasi digital, AI, dan perubahan karakter peserta didik.
Polda Jatim memeriksa abu, tulang, dan mesin pencacah dalam penyidikan kasus pembunuhan Dini Hardiyanti dan anaknya di Madiun.
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto meminta polisi mengedepankan pendekatan humanis saat mengawal demo 28 Oktober 2026.
KAI Daop 6 mengimbau penumpang tiba lebih awal pada 28 Oktober 2026 untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas akibat aksi mahasiswa.
KPK memeriksa empat pegawai BNPB sebagai saksi kasus dugaan korupsi dana siap pakai. Penyidik sebelumnya menyita barang bukti senilai Rp5,47 miliar.
Antam mencatat penjualan emas 25.217 kg senilai Rp68,41 triliun hingga September 2026. Laba perusahaan tumbuh 46% menjadi Rp9,66 triliun.