Kehidupan Seni Malioboro Digairahkan Lagi lewat Nol Koma #1
Komunitas Malioboro Classical menghadirkan acara bertajuk 0, Nol Koma #1 untuk menggairahkan lagi kehidupan seni di Malioboro.
Secara konsisten menjaga nilai luhur dengan menampilkan pertunjukan budaya selama 41 tahun terus-menerus.
Harianjogja.com, JOGJA—Sendratari Ramayana merupakan salah satu daya tarik wisata di Jogja yang mengisahkan tentang cinta sejati Rama dan Shinta.
Salah satu venue untuk menyaksikan sendratari ini adalah Purawisata Amphitheater, Mandira Baruga (Kompleks Purawisata) Jogja. Ramayana Ballet Purawisata menyajikan pertunjukan spektakuler, ditampilkan setiap malam sejak tahun 1976 dan telah meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) pada 2001 karena telah secara konsisten menjaga nilai luhur dengan menampilkan pertunjukan budaya selama 41 tahun terus-menerus.
Pada 10 Agustus 2017 telah digelar rentetan acara ulang tahun Sendratari Ramayana Purawisata yang ke-41 tahun. Acara dimulai dengan pameran dan workshop dari beberapa sanggar seni dan kerajinan di Jogja seperti membatik oleh Batik Indah Raradjanggrang, Boneka Kaos Kaki oleh Nay Gadabra, Pembuatan Dolanan Anak oleh Kampung Dolanan Pandes, show dari Komunitas Seruling Bambu.
Setelah pembukaan dengan Tari Golek dilanjutkan sambutan dari Direktur Utama Mandira Baruga Dr.dr. Ulla Nuchrawaty, MM, ditampilkan pula berbagai pertunjukan seni diantaranya fashion show oleh Lanny Amborowati dan SHRUTI by Trifena Dessy, Lightning Poi dan ditutup dengan menyaksikan persembahan spesial ulang tahun The Magnificent Ramayana Ballet Purawisata ke-41.
Pada acara ini, hadir sekitar 300 tamu undangan dari Instansi Pemerintah, rekan-rekan dari biro perjalanan wisata, praktisi dan akademisi dari beberapa kampus di Jogja, rekan-rekan hotel anggota Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) Chapter Jogja, media massa, seniman dan lainnya.
Pada ulang tahun kali ini Mandira Baruga membuat sesuatu yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini Mandira Baruga menggandeng pelaku seni budaya dan para pelaku pariwisata
untuk bersinergi bersama sehingga mampu memberikan yang terbaik bagi perkembangan seni, budaya
dan pariwisata di Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komunitas Malioboro Classical menghadirkan acara bertajuk 0, Nol Koma #1 untuk menggairahkan lagi kehidupan seni di Malioboro.
Penjualan Daihatsu kuartal III 2026 mencapai 37.167 unit, tumbuh 10%. Gran Max Series menjadi model dengan penjualan tertinggi.
Malioboro Run 4 Oktober berpotensi memicu kepadatan lalu lintas. KAI mengimbau penumpang Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan datang lebih awal.
Kebakaran TPA Jatibarang mulai terkendali, tetapi 20% titik api masih tersisa. Petugas terus mendinginkan tumpukan sampah hingga kedalaman 10 meter.
Kemkomdigi menilai notifikasi masa aktif belum cukup melindungi nilai ekonomi sisa kuota internet pelanggan sesuai amanat putusan MK.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 4 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu berangkat, rute, stasiun, dan tarif Rp8.000.