Tidar DIY Bersihkan Kali dan Bagikan Sembako untuk Warga Bantaran

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Minggu, 20 September 2026 09:07 WIB
Tidar DIY Bersihkan Kali dan Bagikan Sembako untuk Warga Bantaran

Aksi bersih sungai Tidar DIY di Kali Gajahwong, Gambiran, Jogja, Minggu (20/9/2026). - Harian Jogja/Ist

Harianjogja.com, JOGJA—Ratusan kader Tunas Indonesia Raya (Tidar) se-DIY menggelar aksi Resik-Resik Kali di sepanjang aliran Kali Gajahwong, Gambiran, Jogja, Minggu (20/9/2026), sekaligus pembagian bantuan sembako untuk warga bantaran sungai.

Aksi gotong royong ini digelar sebagai langkah nyata Tidar DIY menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) yang dicanangkan tahun ini. Aksi lingkungan yang mengusung tema Amemuri Amrih Lestari, Indonesia Asri Ndadari ini dihadiri kader Tidar dari lima kabupaten dan kota se-DIY, serta didampingi anggota DPRD Kota Jogja dari Fraksi Gerindra, Marwoto Hadi.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY, M. Lisman Puja Kesuma, menegaskan aksi pembersihan sungai ini merupakan bentuk dukungan konkret terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai gerakan Indonesia ASRI.

“Gerakan yang menekankan pentingnya pembenahan lingkungan hidup yang dimulai dari tingkat paling bawah. Melalui Tidar DIY, generasi muda berpartisipasi dan memberikan contoh langsung kepada masyarakat dengan turun ke sungai membersihkan sampah,” ujar Mas Puja, sapaan akrabnya, sela-sela kegiatan, Minggu.

Program penataan lingkungan ini tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial semata tetapi mesti dilaksanakan secara konsisten. Alasannya, sungai memiliki peran vital dalam menopang kehidupan masyarakat sehingga kelestarian ekosistemnya wajib dijaga agar terhindar dari potensi bencana.

Ketua Pengurus Daerah (PD) Tidar DIY, Agam Albiruni, memaparkan aksi bersih sungai ini menjadi program perdana kepenurusan baru yang akan terus difokuskan pada isu-isu lingkungan.

Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Sekretaris Tidar DIY, Ahmad Makarim Pramudita, menyampaikan kegiatan ini menjadi ruang edukasi publik bagi anak muda untuk membudayakan pengelolaan sampah mandiri dan prinsip reduce, reuse, recycle (3R).

Senada dengan hal tersebut, Steering Committee kegiatan, Hafizh Sujana Pratama Putra, menekankan nilai utama dari kegiatan ini terletak pada pembangunan kesadaran kolektif untuk merawat Jogja sebagai kota budaya dan wisata.

Ketua RT 30 Kampung Gambiran, Suyitno, mengaku bersyukur atas kepedulian para pemuda yang tidak hanya membersihkan lingkungan tetapi juga membantu perekonomian warga bantaran sungai.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online