Masuk 4 Besar di Open R4-2026, Arung Jeram Sleman Punya Modal Bagus
Tim arung jeram Sleman yang bermaterikan lima atlet muda berhasil masuk empat besar dalam Kejuaraan Arung Jeram Open R4-2026 di Sungai Oya, Patuk, Gunungkidul.
Ong Hari Wahyu (kanan) memaparkan pelaksanaan Pasar Kangen TBY 2026 dalam agenda tumpengan di Ruang Seminar TBY, Jumat (19/6/2026). - Harian Jogja/Galih Eko Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA—Pasar Kangen Taman Budaya Yogyakarta 2026 akan dimulai pada 22 Juni sampai 28 Juni 2026 dengan menyuguhkan sedikitnya 300 gerai kuliner tradisional dan kerajinan.
Penggagas Pasar Kangen, Ong Hari Wahyu, menuturkan selain ratusan gerai yang tersebar di kompleks TBY, akan ada juga penampilan dari 19 grup kesenian selama penyelenggaraan berlangsung, seperti wayang kulit, tari dan ketoprak.
“Kehadiran para seniman dan kelompok seni diharapkan semakin memperkuat fungsi Pasar Kangen TBY sebagai ruang apresiasi dan interaksi budaya bagi masyarakat,” tuturnya di TBY, Jumat (19/6/2026).
Ong menegaskan Pasar Kangen TBY bukan sekadar pasar rakyat tetapi juga merupakan ruang pelestarian budaya yang menghadirkan pengalaman nostalgia melalui kuliner tradisional, benda-benda antik dan lawasan, permainan rakyat serta suasana pasar tempo dulu yang semakin jarang dijumpai di tengah perkembangan zaman.
Ketika dirasa pelaksanaan Pasar Kangen TBY tidak ada perubahan meski 2026 ini sudah menjadi edisi yang ke-20, Ong mengaku memang begitulah konsep yang dihadirkan mengingat agenda ini merupakan jalan perjuangan melestarikan kuliner tradisional.
Kepala TBY Purwiati mengatakan Pasar Kangen kali ini mengangkat tema Ana Upaya Ana Upa yang dalam bahasa Indonesia bermakna setiap usaha akan menghasilkan manfaat dan penghidupan.
“Filosofi ini merefleksikan semangat masyarakat dalam menjaga tradisi, berkarya, dan membangun kemandirian ekonomi melalui aktivitas-aktivitas budaya yang berkelanjutan,” paparnya.
Melalui tema Ana Upaya Ana Upa, TBY ingin menegaskan budaya yang dirawat dan diusahakan bersama akan memberikan manfaat, baik sebagai identitas budaya maupun sebagai sumber penghidupan masyarakat.
Terbukti, perputaran yang terjadi pada Pasar Kangen TBY 2025 bisa mencapai kisaran Rp4,5 miliar. Tak cuma itu, konsep kegiatan sudah diadopsi di sejumlah daerah, seperti Jawa Tengah.
“Taman Budaya Jawa Tengah misalnya, mengadopsi Pasar Kangen ini sejak 2025 dengan nama Pasar Raya Jateng dan mendapat respons bagus dari warga. Demikian halnya Temanggung sudah melakukan studi tiru terkait dengan penyelenggaraan Pasar Kangen TBY untuk diterapkan di sana [Temanggung],” ucap Purwiati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengamankan pria 57 tahun terkait dugaan kekerasan seksual terhadap perawat saat memeriksa tekanan darah pasien di Sewon, Bantul.
Dispar DIY menyiapkan empat strategi untuk meningkatkan belanja wisman, mulai dari wisata premium hingga digitalisasi pembayaran.
Keributan semifinal U-20 di Brasil berujung 51 kartu merah. Pertandingan dihentikan, stadion rusak, dan Uberlandia memilih mundur.
Pendapatan Anthropic diklaim mencapai US$17 miliar pada kuartal III 2026. Namun, 58% pendapatannya terserap untuk biaya komputasi.
Tiga bandara Indonesia masuk daftar 10 tersibuk di Asia Tenggara pada Oktober 2026. Simak peringkat dan kapasitas kursi penumpangnya.