4 Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Tebet, Ini Kronologinya
Kebakaran rumah di Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, menewaskan empat orang dan melukai satu warga. Damkar mengerahkan 86 personel.
Kampus Jogja, UIN Sunan Kalijaga memiliki prodi ekonomi syariah
Harianjogja.com, SLEMAN - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kalijaga Jogja berupaya menggugah masyarakat untuk meminati asuransi syariah. Mengingat, minat asuransi jenis ini tergolong kecil peminat karena rendahnya pemahaman masyarakat.
Dekan FEBI UIN Sunan Kalijaga Jogja Syafiq Mahmadah Hanafi mengatakan di tengah perkembangan ekonomi yang kurang bersahabat, namun industri asuransi syari’ah dalam medio 2015 hingga 2016 terbilang lumayan. Data nasional menunjukkan, aset perusahaan asuransi syariah per Oktober 2016 sebesar 33,41 triliun. Melonjak dari tahun sebelumnya, 2015, yang hanya Rp24, 63 triliun. Pangsa pasar asuransi syariah sebesar itu hanya sekitar 5% dari total jumlah aset asuransi nasional senilai Rp917,36 triliun.
"Faktor yang mempengaruhi rendahnya pangsa pasar asuransi syariah adalah; tingkat pengetahuan dan keyakinan masyarakat tentang lembaga jasa keuangan masih minim. Berdasarkan Indeks Literasi Perasuransian yang dibuat oleh OJK menunjukkan, masyarakat Indonesia yang well literate utilitas baru mencapai 12%," terangnya dalam rilis yang dikirim kepada Harianjogja.com, Selasa (15/8/2017).
Ia menilai, lahirnya Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) yang dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi, sebenarnya menjadi angin segar bagi industri keuangan syariah Indonesia. Kalangan praktisi dan akademisi tinggal melanjutkan dengan kerjasama lebih intens melalui gerakan nyata yang berkesinambungan. "Artinya sudah ada political will dan good will dari Pemerintah untuk mendorong pertumbuhan keuangan syariah di Indonesia," ujarnya.
Sejalan dengan itu, pihaknya bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) menyelenggarakan seminar bertajuk Sejahtera Bersama Asuransi Syari’ah dan Perencanaan Keuangan Syariah di Gedung RHA. Soenardjo Kompleks UIN Sunan Kalijaga, Rabu (16/8). Kegiatan itu untuk memberikan edukasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang konsep asuransi syariah di Indonesia secara komprehensif. Baik dari sisi regulator, ahli dan praktisi, untuk mendorong peningkatan pangsa pasar industri asuransi syariah.
"Sekaligus merekatkan silaturahmi dan memadukan gerak langkah antara akademisi, stakeholder ekonomi syariah dan para praktisi asuransi syariah dalam rangka memacu pengembangan industri asuransi syariah di Indonesia. Seminar tidak dipungut biaya," tegasnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran rumah di Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, menewaskan empat orang dan melukai satu warga. Damkar mengerahkan 86 personel.
Pencurian motor di Kadipiro Solo kepergok warga. Seorang terduga pelaku ditangkap setelah dikejar hingga Gondangrejo, Karanganyar.
Polisi mengungkap kematian Triyanto di Pajangan, Bantul, diduga akibat penganiayaan. Tiga orang diamankan dan masih diperiksa.
Prabowo meluncurkan program PLTS 100 GWp. Pemerintah menargetkan 30 GWp terbangun pada 2026 dan seluruh proyek selesai pada 2029.
Bayi perempuan ditemukan hidup terbungkus plastik di bawah pohon mahoni Bandungan. Bayi berbobot 3,1 kg dan diperkirakan baru lahir.
Iran mendesak AS mematuhi nota kesepahaman untuk mengakhiri konflik. Ghalibaf menegaskan tekanan terhadap Iran tidak akan berpengaruh.