Jasad Bambang Ditemukan, Diduga sudah Tewas 7 Hari

Sekar Langit Nariswari
Sekar Langit Nariswari Selasa, 05 September 2017 17:55 WIB
Jasad Bambang Ditemukan, Diduga sudah Tewas 7 Hari

Ilustrasi (JIBI/Solopos/Antara)

Jasad Bambang Sudarsono, 62, ditemukan tak bernyawa oleh kerabatanya pada Selasa (5/9/2017)

Harianjogja.com, SLEMAN -Jasad Bambang Sudarsono, 62, ditemukan tak bernyawa oleh kerabatanya pada Selasa (5/9/2017). Diduga korban sudah meninggal sejak tujuh sampai 10 hari lalu.

Pria asal Kalimantan Timur ini diketahui selama ini hidup sendirian selama setahun belakangan di Jl. Prisma, Pojok Tiyasan, Condongcatur, Depok. Kondisi korban diketahui saat adik iparnya, Sarihadi, 63, datang dari Magetan untuk menengok kakaknya. Saat tiba di kediamannya, ia mengetuk pintu rumah dan tidak mendapatkan jawaban. Selan itu juga tercium bau edari dalam rumah.

Sarihadi kemudian mengecek kondisi rumah melalui pintu belakang dan melihat jasad korban. “Korban tergeletak di lantai dapau dalam kondisi terlentang,” ujar Kapolsek Depok Timur, Kompol Novita Eka Sari.

Dikatakan jika warga sekitar sebenarnya sudah mencium bau busuk di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, warga tak menyangka jika bau tersebut merupakan bau mayat yang mulai membusuk.

Korban selama ini diketahui memang menderita sakit diabetes dan memiliki riwayat penyakit jantung. Dari hasil olah TKP juga ditemukan sejumlah obat-obatan yang biasa dikonsumsi korban. Jasadnya kemudian dibawa ke RSUP Sardjito untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kapolsek mengatakan diduga korban tewas karena mengalami serangan jantung dan langsung meninggal dunia.

Saksi, Sarihadi mengaku datang untuk menjenguk kakaknya itu. Sejak lama ia mendengar  bahwa saudaranya itu menderita sakit. “Kalau sudah sembuh sebenarnya mau saya bawa ke rumah saudaranya di Cilegon,” ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online