KELANGKAAN ELPIJI : Konsumsi Tinggi, Gas Melon Sulit Didapat

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Kamis, 07 September 2017 09:55 WIB
KELANGKAAN ELPIJI : Konsumsi Tinggi, Gas Melon Sulit Didapat

Seorang warga membeli gas 3kg di salah satu pangkalan gas di Kalasan. Namun stok di pangkalan tersebut ludes dalam sekali pengiriman. (Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja)

Kelangkaan elpiji kembali terjadi di Sleman

Harianjogja.com, SLEMAN -- Warga kembali kesulitan mendapatkan gas 3kg. Konsumsi selama hari raya Iduladha menjadi salah satu penyebabnya.

Di wilayah Kenitren Tamanmartani Kalasan, misalnya, sejumlah pengecer dan pangkalan kekosongan gas bersubsidi tersebut.

"Sebenarnya sudah dikirim dari agen. Tapi sekali kirim langsung habis," kata salah satu pangkalan gas 3kg, Muji Rahayu, Rabu (6/9/2017).

Jika sebelumnya per dua hari dikirim 80 tabung, katanya, selama perayaan Iduladha pengiriman dinaikkan menjadi 105 tabung. "Tidak ada pengurangan (stok). Tapi biasa menjelang dan setelah Iduladha ada peningkatan permintaan," katanya.

Untuk mengantisipasi hal itu, pihaknya hanya melayani pelanggan (pengecer) saja. Hal itu dilakukan agar tidak banyak warga berbondong-bondong ke pangkalan.

"Kalau semuanya ke sini jadi ribet, makanya saya layani pelanggan saja," ujarnya.

Kondisi yang sama juga terjadi di wilayah Bokoharjo Prambanan. Tingginya permintaan gas 3kg tidak hanya terjadi di wilayah Sleman tetapi juga di wilayah perbatasan dengan Klaten.

"Banyak juga warga Klaten yang beli, soalnya di sana juga banyak kesulitan gas," kata Muji, pemilik pangkalan gas di Bokoharjo Prambanan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online