BPJS KESEHATAN : Puluhan Faskes Dapat Peringatan, Ini Penyebabnya

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jum'at, 08 September 2017 09:55 WIB
BPJS KESEHATAN : Puluhan Faskes Dapat Peringatan, Ini Penyebabnya

Suasana pelayanan Point of Service public are di Lippo Plaza Jogja, Sabtu (8/4/2017). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja)

BPJS Kesehatan, faskes diharapkan memberi pelayanan secara maksimal

Harianjogja.com, SLEMAN -- Puluhan fasilitas kesehatan (faskes) di DIY yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan mendapat peringatan. Hal itu terjadi lantaran pelayanan yang diberikan kepada peserta dinilai tidak maksimal.

Kepala BPJS Kesehatan Drive VI DIY-Jateng Aris Jatmiko mengatakan peringatan diberikan karena banyak aduan terkait pelayanan pasien BPJS Kesehatan di fasilitas kesehatan (faskes) yang bekerja sama. Bahkan, pihaknya juga melakukan pemutusan kontrak kerja sama dengan salah satu rumah sakit di DIY.

"Kami ingin agar semua layanan kepada para peserta bisa diberikan secara maksimal. Tidak dibeda-bedakan antara pasien umum dengan peserta JKN KIS," katanya kepada wartawan di sela-sela sosialisasi peningkatan layanan kesehatan di Hotel Grand Marcure, Sleman, Kamis (7/9/2017).

Dia mengatakan, masih banyak aduan dari peserta JKN KIS terkait pelayanan faskes dan rumah sakit yang tidak sesuai standar layanan BPJS Kesehatan. Hal itu didapat dari hasil evaluasi triwulan yang dilakukan oleh badan tersebut. Kondisi itu, katanya, berdampak pada indeks kepuasan layanan JKN KIS tidak mengalami kenaikan.

"Ekspektasi peserta setiap tahun meningkat. Tapi tingkat kepuasan tidak naik signifikan. Hanya naik 0,2% saja dari 2015 ke 2016. Padahal target indeks kepuasan 2018 sebesar 85%," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online