Kolaborasi Donati-SoulCha di GPFE 2026 Jogja, Pameran Jadi Lebih Hidup
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
Lokasi laka maut di Mundusaren, Caturtunggal Depok Sleman, Rabu (13/9/2017). (Abdul Hamid Razak)
Kecelakaan Sleman terjadi di Caturtunggal
Harianjogja.com, SLEMAN -- Tabrakan maut kembali terjadi di wilayah Sleman. Sebuah mobil menabrak sepeda motor yang dikendarai tiga orang pemuda. Ketiganya pun tewas di tempat.
Baca Juga : http://m.harianjogja.com/?p=851307">KECELAKAAN SLEMAN : Saking Kerasnya Suara Tabrakan Mobil vs Motor, Warga Ketakutan & Tutup Pintu
Kecelakaan tersebut terjadi di jalan Perumnas Mundusaren, Caturtungal Depok sekitar pukul 04.30 WIB, Rabu (13/9/2017) dini hari. Sehabis azan subuh suara benturan keras akibat insiden tersebut juga membangunkan warga sekitar.
Menurut Warga RT 7 RW 2 Mundu Caturtunggal Depok Sleman kepada Harianjogja.com, Sumiyati, di lokasi tersebut tidak ada CCTV yang bisa menggambarkan kondisi sebenarnya saat kejadian. Sebab restoran Iwak Pecah yang sebelumnya beroperasi saat ini sudah tutup.
"Tadi sudah ditanyakan sama polisi, tapi nggak ada yang punya CCTV," kata penjual BBM eceran itu.
Kasus tersebut saat ini ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Sleman. Kasubag Humas Polres Sleman AKP Haryanta menjelaskan, tiga orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor terluka parah dan meninggal di lokasi kejadian.
"Jenazah ketiganya langsung dibawa ke RSUP dr Sardjito," katanya.
Dari tiga orang yang meninggal, pihaknya hanya mendapati satu identitas korban bernama M Arif Rahman usia 18 tahun, pelajar, warga Perum Asmaradana Patangpuluhan, Wirobrajan Jogja. Korban berposisi sebagai pengemudi sepeda motor. Sementara dua korban lainnya yang di belakang masih belum diketahui identitasnya.
"Saat ini (kemarin) di RSUP dr Sardjito," katanya.
Adapun mobil Avanza warna putih AB 1431 IN dikemudian oleh Bayu Krisna, 28, warga Pakualaman Kota Jogja. Semantara dua orang penumpang mobil tersebut masing-masing Diah Pravita warga Berbah, Sleman dan Wapriati warga Cangkringan, Sleman.
"Ketiganya langsung di rawat di RS Bethesda karena mengalami luka-luka," ujarnya.
Menurut dia, sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait laka lantas yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia itu.
Kabag Humas RS dr Sardjito Trisno Heru Nugrono membenarkan jika ketiga jenazah tersebut disemayamkan di ruang forensik.
"Kami terima ketiga jenazah jam 06.10 [WIB] tadi pagi. Hanya satu jenazah yang dikenal dan dua lainnya tidak dikenal. Belum ada keluarga yang datang," katanya.
Dia menjelaskan, jenazah Mr X 1 memiliki ciri umur sekitar 18 tahun memakai jaket coklat merk absolut dan celana pendek boxer. Adapun jenazah Mr X2 mengenakan jaket hitam dengan celana jeans wengler.
"Bagi yang memiliki keluarga dengan ciri baju seperti itu kami mohon segera ke forensik RS Sardjito," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
BNI meluncurkan wondrZ, tabungan anak dan remaja untuk belajar menabung dan mengelola keuangan dengan pendampingan orang tua.
Harga BBM 23 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun menjadi Rp15.950, sementara Pertalite tetap Rp10.000 per liter.
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 M di NTT. Sebanyak 19.006 rumah rusak berat dan data masih diverifikasi.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Minggu (23/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Sri Widiastuti, nasabah BPR Syariah Dharma Kuwera, memenangkan Mitsubishi Xpander setelah konsisten menabung sejak 2022.