Olah Sampah Jadi Energi, Pekerja GO-SARI Kini Dilindungi BPJamsostek
Program GO-SARI mengolah sampah menjadi energi sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kini para pekerjanya mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaa
Ilustrasi korban kecelakaan. (active.com)
Kecelakaan Sleman, identitas korban tewas akhirnya dikenali
Harianjogja.com, SLEMAN -- Polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan tiga orang pemuda pengendara sepeda motor AB 5334 JC, Rabu (13/9) dini hari.
Baca Juga : http://m.harianjogja.com/2017/09/14/kecelakaan-sleman-dari-3-korban-tewas-2-jenazah-belum-dikenali-851311">KECELAKAAN SLEMAN : Dari 3 Korban Tewas, 2 Jenazah Belum Dikenali
Sementara itu, dua dari tiga pemuda yang sebelumnya tidak dikenali, sudah teridentifikasi. Keduanya masing-masing Farikhin Nur Rohman, 17 warga Jagalan Bodon, Jagalan, Banguntapan, Bantul dan Bimelga Aditama, 18 warga Jalan Monjali, Sedan, Sariharjo, Ngaglik.
Keduanya yang membonceng sepeda motor matik yang dikendarai Muhammad Arif Rahman, 18, warga Perumahan De Asmaradana Residence 031/06 Patangpuluhan Wirobrajan, Jogja.
"Ketiga penumpang sepeda motor meninggal di tempat," kata Kanit Laka Satlantas Polres Sleman, Iptu Eryda Kusumah, Kamis (14/9/2017).
Ketiga jenazah sempat dibawa ke RSUP dr Sardjito. Dua orang pemuda yang tewas tersebut sebelumnya tidak memiliki identitas hingga akhirnya diketahui oleh keluarga. Hingga saat ini, Satlantas Polres Sleman masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.
"Belum ditetapkan tersangka," katanya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut tersebut melibatkan mobil Toyota Avanza AB 1431 IN yang dikemudikan oleh Bayu Krisna Prasetya, 28, warga Pujowinatan, Pakualaman, Jogja. Saat itu Bayu, membawa dua penumpang Diah Pravita warga Berbah, Sleman dan Wapriati warga Cangkringan, Sleman. Mobil melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan tinggi. Di lokasi kejadian, mobil tersebut menabrak sepeda motor yang ditumpangi ketiga korban. Sepeda motor sempat oleng ke kanan sebelum bertabrakan dengan mobil tersebut.
Setelah menabrak motor itu, mobil oleng ke kanan membentur pagar pos ronda sebelum menabrak tiga tiang telepon dan listrik sampai bengkok. Mobil terus terseret sekitar 10 meter sebelum akhirnya berhenti dalam kondisi terbalik.
"Ada penumpang yang teriak-teriak minta tolong. Warga kemudian menolongnya. Sementara yang ditabrak gonceng tiga tewas di tempat," kata Bondan salah seorang saksi mata, warga setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program GO-SARI mengolah sampah menjadi energi sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kini para pekerjanya mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaa
BNI meluncurkan wondrZ, tabungan anak dan remaja untuk belajar menabung dan mengelola keuangan dengan pendampingan orang tua.
Harga BBM 23 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun menjadi Rp15.950, sementara Pertalite tetap Rp10.000 per liter.
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 M di NTT. Sebanyak 19.006 rumah rusak berat dan data masih diverifikasi.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Minggu (23/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Sri Widiastuti, nasabah BPR Syariah Dharma Kuwera, memenangkan Mitsubishi Xpander setelah konsisten menabung sejak 2022.