JNE Dukung Promosi Pariwisata Cilacap
Pemkab Kulonprogo berencana menawarkan skenario pemindahan warga terdampak pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) dengan dibagi dalam beberapa tahap
Harianjogja.com KULONPROGO-Pemkab Kulonprogo berencana menawarkan skenario pemindahan warga terdampak pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) dengan dibagi dalam beberapa tahap.
Hal itu mengingat banyaknya hunian relokasi yang dipastikan belum siap saat toleransi batas pengosongan lahan berakhir pada Jumat (22/9/2017) besok.
Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo mengaku belum memiliki data absolut mengenai jumlah hunian relokasi yang sudah siap huni hingga awal pekan ini. Timnya masih melakukan pendataan di lapangan.
Meski begitu, berdasarkan pemantauannya pada Jumat (15/9/2017) pekan lalu, memang banyak rumah yang belum beratap, masih membangun dinding, belum berjendela, pintu, lantai, bahkan masih ada yang baru dalam tahap persiapan.
Sebelumnya, Hasto berencana menemui PT Angkasa Pura I untuk menyampaikan progres pembangunan hunian relokasi pada akhir pekan kemarin. Namun, nyatanya hal itu belum bisa terealisasi karena adanya perbedaan jadwal dari kedua pihak. “Rencananya mau kami coba sore [Senin] ini,” kata Hasto, Senin (18/9/2017).
Hasto menyatakan ingin menyampaikan bahwa tidak semua warga sanggup memenuhi surat perintah pengosongan lahan yang diterbitkan PT Angkasa Pura I beberapa waktu lalu.
Menurutnya, proses itu tidak mungkin tuntas pada Jumat besok. Pemkab Kulonprogo ingin kembali bernegosiasi soal skenario pemindahan warga dari kawasan pembangunan NYIA.
Hasto memahami jika pengosongan lahan tidak bisa terus ditunda. Kendati begitu, dia tetap berharap prosesnya bisa dilakukan secara bertahap dan parsial. “Kami akan rembugan. Kalau seandainya belum [bisa pindah], bagaimana rencana skenarionya? Ini harus disusun bersama agar pekerjaan Angkasa Pura tidak terhambat tapi warga juga tidak dipaksa,” ujar dia.
Hasto lalu menambahkan, warga terdampak akan menyelenggarakan doa bersama dan selamatan demi kelancaran pindahan rumah pada pada Selasa (19/9/2017). Harapannya, warga yang hunian relokasinya sudah jadi bisa lebih mantap untuk pindah.
Hal itu juga diharapkan memotivasi warga lain untuk segera menyelesaikan pembangunan hunian relokasi sehingga bisa melakukan pindahan secara boyongan pada Oktober mendatang.
Sementara itu, Project Manager Pembangunan NYIA PT Angkasa Pura I, Sujiastono masih enggan berkomentar mengenai skenario alternatif yang mungkin akan ditawarkan Pemkab Kulonprogo. Dia tetap meminta warga terdampak segera pindah karena megaproyek tersebut sudah dalam tahap land clearing dan segera diikuti tahap pembangunan fisik.
“Kalau dihitung sejak tahap pembayaran ganti rugi ini sudah hampir setahun. Seharusnya sudah cukup untuk menyiapkan,” ucap Sujiastono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga sapi di Gunungkidul naik hingga Rp3 juta jelang Iduladha 2026. Bupati Endah pastikan stok aman dan awasi kesehatan hewan kurban.
Memperingati HUT ke-94, RSUD Tidar Kota Magelang berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Simak evaluasi dan testimoni pasien di sini.
Berikut adalah daftar 20 prodi terfavorit di UTBK SNBT 2026 dan panduan cara cek kelulusan. Simak selengkapnya untuk langkah strategis Anda selanjutnya
Antonio Conte resmi tinggalkan Napoli setelah dua musim. Simak perjalanan prestasi Conte dan candaannya soal calon pengganti pelatih timnas Italia di sini.
Hasil SNBT 2026 diumumkan. Sebanyak 256 ribu peserta lolos PTN dari 871 ribu pendaftar dengan tingkat kelulusan 29,42 persen