WISATA GUNUNGKIDUL : Nglanggeran Kenalkan Kampung Pitu, Apa Keistimewaannya?

I Ketut Sawitra Mustika
I Ketut Sawitra Mustika Kamis, 21 September 2017 11:21 WIB
WISATA GUNUNGKIDUL : Nglanggeran Kenalkan Kampung Pitu, Apa Keistimewaannya?

Wisata Gunungkidul, Nglanggeran memiliki objek baru

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL --Kelompok Sadar Wisata Desa Nglanggeran tengah mempersiapkan satu objek wisata baru yang mengedepankan keunikan kebudayaan setempat. Objek wisata tersebut adalah Kampung Pitu, atau kampung yang hanya boleh didiami oleh tujuh kepala keluarga.

“Saat ini kami sedang mempersiapkan semuanya. Mulai dari infrastruktur di sana dan juga kesiapan masyarakatnya sendiri,” kata Sekretaris Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Nglanggeran, Sugeng Handoko di sela-sela pagelaran wayang di Lapangan Karang, Desa Nglanggeran, Senin (18/9/2017).

Ia mengungkapkan, Kampung Pitu adalah permukiman yang berlokasi di Puncak Gunung Api Purba bagian timur. Hal utama yang akan ditawarkan kepada wisatawan, ujar Sugeng, adalah keunikan budaya yang dimiliki oleh Kampung pitu.

Menurutnya, Kampung Pitu adalah tempat yang unik karena sedari dulu jumlah kepala keluarga (KK) yang diperbolehkan tinggal hanya sebanyak tujuh KK saja. Sugeng menyebut kampung itu terkenal akan gaya hidupnya yang sangat mengutamakan kelestarian alam.

“Menurut mitos yang ada, kampung itu terbentuk karena dulu di sana ada kayu keramat yang hanya bisa dijaga oleh empu pitu. Lalu kemudian empu-empu itu beranak pinak dan sampai sekarang hanya boleh tujuh KK saja yang tinggal,” tutur Sugeng.

Untuk menjaga budaya tersebut, sambung Sugeng, maka dibuatlah sistem kependudukan yang berisi aturan yang mengharuskan anak bungsu sebagai pihak yang bertempat tinggal di Kampung Pitu. Sementara untuk saudara-sauudaranya wajib keluar kampung dan mencari penghidupan di luar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online