Ratusan Pemuda Kota Magelang Dibekali Jadi Penggerak Potensi Daerah
Sebanyak 197 pemuda dari 17 kelurahan di Kota Magelang dibekali menjadi Local Champion untuk mengembangkan wisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
Produk batik dengan pewarna alami akan dimendapatkan eco-labelling
Harianjogja.com, SLEMAN- Produk batik dengan pewarna alami akan dimendapatkan eco-labelling. Selain untuk mendongkrak produktivitas produk, penyematan eco labelling tersebut dilakukan untuk memberikan jaminan keamanan pada konsumen.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sleman Pustopo mengatakan, penyematan eco-labelling tersebut juga menunjukkan produk batik dengan pewarna alami itu ramah lingkungan. "Jadi pewarnanya alami dan tidak ada campuran bahan kimia," katanya, Senin (2/10/2017).
Menurutnya, upaya itu dinilai penting untuk menjaga daya saing produk. Terutama menghadapi perdagangan bebas atau MEA. Dengan begitu diharapkan kualitas produk lokal dapat diterima di kancah internasional. "Saat ini kan banyak negara yang melarang pemakaian pewarna sintetis," katanya.
Dia mengakui, masih banyak perajin batik yang belum menggunakan produk pewarna alami. Selain hasil warnanya yang tidak cerah dan cenderung kusam, harga jualnya juga dinilai tinggi.
Oleh karenanya, pemberian eco labelling tersebut hanya dilakukan kepada perajin yang benar-benar memproduksi batik pewarna alami. "Mulai dari bahan pewarna hingga pengelolaan limbahnya harus ramah lingkungan," katanya.
Pihaknya telah bekerja sama dengan UGM untuk mengembangkan bahan-bahan pewarna alami dan membuat bahan pewarna alami yang terstandarisasi. Dia berharap, warna yang dihasilkan dapat memenuhi standar kecerahan agar dapat mempermudah perajin batik.
Selain mendorong penggunaan bahan pewarna alami, Pemkab juga mempersiapkan ketersediaan bahan-bahan alam. Antara lain penanaman bidikovera pada lahan seluas empat hektar di Kecamatan Minggir, serta penanaman jolawe dan tongje di Lereng Merapi.
"Sekarang kami baru menyediakan indogovera di Minggir," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 197 pemuda dari 17 kelurahan di Kota Magelang dibekali menjadi Local Champion untuk mengembangkan wisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
Jadwal KA Bandara YIA 29 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan Jogja–YIA dan sebaliknya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Anggaran infrastruktur Kulon Progo dalam KUA 2027 mencapai Rp425,2 miliar, dengan fokus pemeliharaan rutin dan rekonstruksi jalan.
Pemprov Jateng berkoordinasi dengan BKN, PPATK, dan OJK untuk menelusuri ASN yang diduga terlibat judi online serta menegakkan aturan disiplin.