Kritik Rencana Penutupan Prodi, Ekonom UGM: Kebijakan Rabun Jauh
Ekonom UGM kritik rencana penutupan prodi tak relevan industri. Pendidikan tinggi dinilai harus tetap fokus pada ilmu dan masa depan.
Suratin Cup 2014.
Sleman jadi tuan rumah turnamen sepakbola Soeratin Cp 2017.
Harianjogja.com, SLEMAN-- Sebanyak 62 tim sepak bola dari 34 provinsi di Indonesia mengikuti turnamen Soeratin Cup 2017. Event tersebut digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Gelaran Soeratin Cup telah dibuka oleh Bupati Sleman Sri Purnomo dan Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono sejak Sabtu (14/10/2017). Sementara final nanti akan dilaksanakan di Stadion Maguwoharjo pada 28 Oktober 2017 atau bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.
Bupati Sleman Sri Purnomo berharap agar pelaksanaan pertandingan berjalan dengan lancar dan sukses, dengan menjunjung tinggi sportivitas. Dia juga berharap kompetisi tersebut mampu memunculkan pemain-pemain potensial yang bisa membawa harum nama Indonesia di kancah Internasional.
"Ini ajang pertama kalinya untuk U-15 dan U-17 secara bersamaan, karena sebelumnya untuk U-15 dan U-17 waktunya tidak bersamaan," katanya, Senin (16/10/2017).
Dari 62 tim sepak bola U-15 dan U-17 tahun tersebut terdiri untuk kelompok U-15 tahun diikuti 30 tim dan U-17 tahun diikuti 32 tim dari seluruh Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekonom UGM kritik rencana penutupan prodi tak relevan industri. Pendidikan tinggi dinilai harus tetap fokus pada ilmu dan masa depan.
Pertamina memastikan isu larangan Pertalite untuk merek kendaraan tertentu mulai 1 Juni 2026 adalah hoaks dan tidak benar.
Kemenhub memperketat ramp check bus AKAP jelang libur Iduladha 2026 untuk memastikan keselamatan perjalanan masyarakat.
Ditjenpas memindahkan 80 napi high risk ke Nusakambangan selama Mei 2026 untuk memperkuat keamanan dan pembinaan lapas.
Kasus kekerasan seksual UPN Veteran Yogyakarta memasuki tahap sanksi. Lima dosen dinonaktifkan sementara oleh kampus.
BMKG memprediksi hujan lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah hingga akhir Mei 2026.