Denda Pajak Kendaraan di DIY Dihapus, Catat Jadwal dan Syaratnya
Pemutihan pajak kendaraan DIY 2026 menghapus denda PKB, BBNKB, dan SWDKLLJ hingga 30 September. Simak kanal pembayarannya.
Drone milik UGM berhasil petakan Gunung Agung, Bali.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Buffalo FC-79 , drone milik tim Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada berhasil memetakan wilayah di sekitar lereng Gunung Agung Bali, Kamis (19/10/2017). Buffalo berhasil mendapatkan ratusan foto kawah yang akan menjadi referenai penting bagi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Ketua Tim Drone Departemen Teknik Geodesi, Ruli Andaru menjelaskan, Buffalo FX-79 diterbangkan pada Kamis (19/10) dari Jalan Raya Desa Kubu, berjarak 11 kilometer dari puncak Gunung Agung. Menurutnya, pemetaan daerah lereng mulai dilakukan pada ketinggian 700 meter dan berhasil memetakan seluas 1.000 hektare, mencakup Kawasan Rawan Bencana (KRB) I dan KRB II.
Akan tetapi angin menjadi kendala utama dalam pemetaan hingga pesawat mengalami turbulensi. Pada percobaan ke-empat, Buffalo berhasil mencapai titik tertinggi. Mampu terbang sampai ketinggian 4.000 meter dari total ketinggian Gunung Agung yang mencapai 3.142 meter di atas permukaan laut. "Hasil ini melampui drone dari tim Koax Flyer Jakarta yang sebelumnya hanya mampu mencapai ketinggian 1.400 meter," terangnya dalam rilis kepada Harian Jogja, Jumat (20/10/2017)
Ia menambahkan, pada ketinggian 4.000 meter, Buffalo FX-79 melakukan pemotretan kawah Gunung Agung selebar 3,5 x 5 kilometer, sekitar 400 gambar berhasil didapatkan. Gambar itu termasuk kondisi visual kawah saat itu, sehingga tampak ada tidaknya retakan kawah, material kawah, hingga cairan yang terdapat di kawah. Hasil gambar itu akan diolah dengan metode fotogrametri guna menghasilkan mozaik foto dan Digital Terrain Models (DTM).
Mozaik foto dan DTM, kata dia, akan diberikan kepada BNPB sebagai referensi melakukan tindakan mitigasi bencana. Hasil pemotretan itu sangat dibutuhkan terutama untuk membantu model pemetaan aliran lahar jika terjadi erupsi Gunung Agung.
"Kedepan, kami akan melakukan pemetaan berbasis video. Karena dengan video akan didapatkan hasil pemetaan yang berbeda. Cakupan lebih lebar dan dapat mengetahui interaksi atau aktivitas yang terjadi di sekitar kawah, seperti mengetahui arah asap," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemutihan pajak kendaraan DIY 2026 menghapus denda PKB, BBNKB, dan SWDKLLJ hingga 30 September. Simak kanal pembayarannya.
Bhutan dinobatkan sebagai negara paling tenang di dunia versi Noise-Free Nations Index 2026 dengan skor 89,44. Simak 10 negara paling tenang dan alasannya
Desta resmi keluar dari Vindes Corp setelah 5 tahun. Presenter itu minta publik tak berspekulasi. Hubungan dengan keluarga VINDES tetap baik
APBD Perubahan Bantul 2026 menaikkan pendapatan Rp28 miliar dan belanja Rp50 miliar, membuat defisit bertambah menjadi Rp154 miliar.
"Menunggu pesan ini" di WhatsApp muncul karena proses enkripsi belum selesai. Cek penyebab dan cara mengatasinya dengan update aplikasi dan koneksi stabil
APBD Perubahan DIY 2026 masih dibahas. Pendapatan diproyeksi turun Rp684 miliar menjadi Rp4,53 triliun.