Kerawanan Pemilu di Jogja Tertinggi Kedua se-Nasional, Polda Siapkan Pasukan
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Ilustrasi pilkades (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Puluhan desa akan ikuti Pilkades serentak tahun depan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-- Sedikitnya ada sekitar 30 desa di Kabupaten Gunungkidul yang akan mengikuti pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak pada 2018. Untuk pelaksanaanya Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah menyiapkan anggaran sekitar Rp2 miliar.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKB-PMD) Gunungkidul, Sudjoko, mengatakan Pilkades serentak periode kedua akan diselenggarakan pada 2018. Sebelumnya di periode pertama pada 2015 lalu telah diselengarakan Pilkades serentak di sekitar 58 desa dengan mengabiskan anggaran Rp3,8 miliar.
Sementara itu sejumlah desa lainnya baru akan menyelenggarakan Pilkades serentak di periode kedua pada tahun depan. “Di Gunungkidul ada 144 desa, dan yang mengikuti Pilkades serentak tahun depan ada sekitar 30 desa. Anggarannya yang disiapkan sekitar Rp2 miliar dari APBD,” kata dia kepada wartawan, Minggu (29/10/2017).
Sejumlah desa tersebut akan mengikuti Pilkades serentak karena masa jabatan kades sebelumnya telah habis. Selain itu juga dikarenakan adaya faktor lain seperti kades terdahulu meninggal dunia, atau tersangkut masalah hukum.
Dengan sejumlah faktor tersebut untuk sementara ini sambil menunggu pelaksanaa Pilkades serentak, sejumlah jabatan kepala desa harus dijabat oleh pejabat sementara (Pj) atau pelaksana tugas (Plt). Total sedikitnya terdapat tujuh desa yang saat ini masih diisi oleh Pj atau Plt kepala desa.
Adapun tujuh desa tersebut adalah Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari; Desa Dadapayu, Kecamatan Semanu; Desa Ngawu, Kecamatan Playen; Desa Ngunut, Kecamatan Playen; Desa Bunder, Kecamatan Patuk, Desa Hargosari, Kecamatan Tanjungsari; dan Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dinilai bisa menjadi jalan bagi SMK untuk keluar dari ketergantungan anggaran dan mulai membiayai pengembangannya sendiri
Polresta Jogja melengkapi berkas kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha dengan 147 saksi dan 13 tersangka.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Debarkasi haji di YIA mulai disiapkan menyambut kepulangan jemaah pada 2 Juni 2026 dengan sistem tanpa asrama pertama di Indonesia.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.