Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Salah satu karya seniman lokal Jogja dipajang di Hotel GAIA Cosmo Hotel, belum lama ini. (Istimewa/GAIA Cosmo Hotel)
GAIA Cosmo Hotel gelar GAIA Art Movement.
Harianjogja.com, JOGJA-- Jogja merupakan salah satu kota kreatif di Indonesia, dan seni menjadi salah satu pilar dalam kehidupan berbudaya di kota ini. GAIA Cosmo Hotel Jogja pada 28 Oktober lalu atau bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda ke-89, menggelar GAIA Art Movement sebagai wujud kreativitas seni.
GAIA Art Movement merupakan sebuah acara yang digagas GAIA Cosmo Hotel Jogja dengan memberikan fasilitas kepada Benda Art Management beserta lima orang seniman muda lokal Jogja. GAIA Art Movement : Rooted in Art, merupakan sebuah gerakan untuk mengangkat kekuatan seni para seniman lokal agar lebih dikenal luas oleh dunia internasional dengan menciptakan karya-karya yang monumental.
Stefanus Henry NS. selaku Marketing Communication GAIA Cosmo Hotel Jogja mengatakan, GAIA Cosmo Hotel Jogja memfasilitasi lima orang seniman muda, diantaranya Dian Hardiyansyah feat. Apri Susanto, Dery Pratama, Dedy Shofianto, Ivan Bestari, dan Ludira Yudha, untuk menciptakan karya seni dengan berbagai bahan yang sesuai dengan keahliannya masing-masing. “Para seniman ini diberikan kebebasan dalam mengekspresikan pemikiran dan kreativitas melalui ke lima karya-karya monumental yang akan dipajang di GAIA Cosmo Hotel Jogja serta dapat disaksikan oleh seluruh tamu yang datang,” kata Stefanus dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Senin (30/10/2017) lalu.
Satu hal yang menyatukan karya yang dihasilkan adalah tema "alam", karena GAIA yang berarti "bumi", sama seperti alam yang organik dan dinamis. Stefanus menjelaskan, hal yang diperoleh dari para seniman adalah bentuk seni yang terus hidup yang berubah seiring berjalannya waktu. “Tujuan dari GAIA Cosmo Hotel Jogja adalah menjadi bagian dari ekosistem desain dan seni Jogja, untuk memelihara desain lokal dan bakat seni, sehingga mereka akan berkembang, mekar dan menjadi inspirasi bagi talenta yang lebih bercita-cita tinggi secara lokal dan internasional,” jelasnya.
Rangkaian acara mengenai seni ini akan dibuka dengan Opening Exhibition GAIA Art Movement yang digelar pada Sabtu (18/11/2017) mendatang di GAIA Cosmo Hotel Jogja dengan mengundang sejumlah tamu-tamu dari media,
kolektor, dan juga pemerhati seni. Acara selanjutnya akan dilanjutkan dengan Art Discussion yang akan digelar pada Desember 2017 untuk lebih memperkenalkan seni, khususnya seni rupa di Jogja kepada dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.