Jembatan Kretek Dua Bakal Diimbangi Pengembangan Wisata
Ilustrasi (Antara/ Grafis)
Sebanyak 908 nama ganda ditemukan di berkas pendaftaran parpol.
Harianjogja.com, SLEMAN-- Sebanyak 908 nama ganda ditemukan dalam penelitian berkas administrasi pendaftaran parpol peserta pemilu 2019. Selain itu, ada pula puluhan nama yang masuk dalam kategori TNI/Polri dan PNS.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman juga menemukan sejumlah nama yang terdaftar di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) namun tanpa kopian Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Tanda Anggota (KTA). Beberapa nama juga tidak terbaca karena kopiannya buram. Komisioner KPU Sleman Divisi Hukum, Pengawasan, dan Hubungan Antar Lembaga, Imanda Yulianto, mengatakan jika ada sekitar 17.000 nama yang dilampirkan dalam pendafataran parpol calon peserta pemilu.
“Ada 908 nama ganda, mereka tersebar di berbagai partai politik, baik yang baru maupun lama,” ujarnya, Kamis (2/11/2017). Dipastikan pula jika tidak ada nama komisioner KPU, Panwaslu, maupun sekretariat yang dicantumkan oleh parpol dalam berkas tersebut. Berikutnya, KPU bersama dengan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Sleman akan melakukan verifikasi langsung ke lapangan.
http://m.solopos.com/?p=864711">Baca Juga : KPU Bantul Temukan KTP Ganda di Beberapa Parpol
Sejumlah nama yang terindikasi ganda itu akan didatangi langsung oleh KPU termasuk nama yang terkategori anggota TNI/Polri dan PNS. Imanda menerangkan jika tim itu juga akan mendapatkan pendampingan dari pemerintah kecamatan setempat.
Sementara itu, Ketua Panwaslu Sleman, Ibnu Darpito menjelaskan jika ada sembilan tim dari pihaknya untuk mendampingi proses verifikasi KPU.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY siapkan satgas khusus atasi kejahatan jalanan. Libatkan polisi, TNI, BIN hingga BNN.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada. Diduga peninggalan Mataram Kuno abad 8-9, kini diteliti Disdikbud.