Pertama di Indonesia, Embarkasi Haji DIY Akan Berbasis Hotel
Untuk pertama kalinya di Indonesia, Embarkasi Yogyakarta akan mengganti konsep asrama haji menjadi penginapan berbasis hotel.
Ilustrasi rusunawa (JIBI/Solopos/Dok.)
Pemkot akan menambah rusunawa.
Harianjogja.com, JOGJA-- Pemerintah Kota Jogja berencana membangun kembali rumah susun sewa (Rusunawa) untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat Kota Jogja.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Kota Jogja, Edy Muhammad mengatakan saat ini pihaknya tengah mengkaji dua lokasi bakal pembangunan rusunawa, yani di wilayah Bener Tegalrejo dan Sorosutan Umbulharjo, "Kalau sudah selesai feasibility study [kajian kelayakan] akan dilanjutkan ke rancang bangun," kata Edy, saat ditemui di DPRD Kota Jogja, Jumat (10/11/2017).
Ia mengatakan hasil rancang bangun bakal rusunawa itu nantinya akan diusulkan ke Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Edy mengatakan kebutuhan rumah di Kota Jogja masih banyak. Berdasarkan hasil kajian intansinya pada 2015 lalu, proyeksi kebutuhan rumah mencapai 101.526 unit rumah.
Sementara yang sudah ada baru 92.965 unit. Sehingga masih ada kekurangan 8.561 unit. Ketersediaan lahan yang dimiliki Pemerintah Kota Jogja sekitar 5,4 hektare. Jika dihitung satu unit rumah sekitar 100 meter, kata Edy, maka lahan tersebut baru baru mencukupi untuk membangun sekitar 5.492 unit rumah.
Menurut dia, jika lahan yang dimiliki termanfaatkan tetap masih ada selisih kekurangan sekitar 3.000 an unit rumah. "Maka solusinya adalah membangun rumah vertikal, dan yang bisa dilakukan pemerintah adalah rusunawa," papar Edy. Pihaknya juga menekankan kepada pengembang rumah swasta di Jogja agar menyediakan 20 persen dari total unit rumah yang dibangun untuk masyarakat sekitar berpenghasilan rendah (MBR).
Saat ini Pemerintah Kota Jogja baru memiliki tiga rusunawa di wilayah Juminahan Pakualaman, Jogonalan Danurejan dan Cokrodirjan Jetis. Berdasarkan peraturan Kementrian PUPR, pembangunan rusunawa minimal membutuhkan lahan seluas 3.600 meter per segi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Untuk pertama kalinya di Indonesia, Embarkasi Yogyakarta akan mengganti konsep asrama haji menjadi penginapan berbasis hotel.
Operasi Patuh 2026 digelar 8-21 Juni dengan fokus ETLE. Pelanggaran pelat nomor dan lalu lintas jadi sasaran utama.
Garebeg Besar Jogja 2026 digelar sederhana di Keraton. Sebanyak 4.000 ubarampe dibagikan kepada abdi dalem.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini turun di semua ukuran. Simak daftar harga terbaru 28 Mei 2026.
Kebakaran gereja di Mimika Papua Tengah diduga akibat lilin tak dipadamkan. Bangunan ludes, kerugian capai ratusan juta.
Belanda umumkan 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Van Dijk jadi kapten, Depay pulih, Xavi Simons absen.