Tiga Buah Lokal Jogja Diajukan untuk Sertifikasi Varietas
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Ilustrasi Pemilu 2019. (kpu.go.id)
Mereka diminta memperbaiki dokumen persyaratan maksimal sampai 1 Desember mendatang
Harianjogja.com, JOGJA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja menyatakan hasil verifikasi administrasi partai politik calon peserta pemilu 2019 mendatang, terdapat empat partai yang belum memenuhi syarat.
Keempat partai tersebut adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hanura, Partai Demorat, dan Partai Berkarya. Mereka diminta memperbaiki dokumen persyaratan maksimal sampai 1 Desember mendatang.
Ketua KPU Kota Jogja Wawan Budianto mengatakan, keempat partai itu harus memperbaiki karena data keanggotaannya masih di bawah angka persyaratan minimal 410 orang sesuai aturan jumlah penduduk dibagi satu per seribu sebagaimana diatur dalam Peraturan KPU (PKPU). Adapun penduduk Jogja totalnya 410.262 jiwa.
"Perbaikan dokumen persyaratan dilakukan hanya terhadap dokumen yang dinyatakan belum lengkap pada penelitian administrasi," kata Wawan di kantornya, Kamis (16/11/2017).
Wawan mengatakan, hampir semua partai terdapat keanggotaan yang tidak memenuhi syarat atau TMS, mulai dari keanggotan ganda, terdapat keanggotaan aparatur sipil negara (ASN), dan TNI-Polri aktif, serta beberapa kartu tanda anggota dan kartu tanda penduduk (KTP) yang tidak terbaca.
Keanggotaan partai yang tidak memenuhi syarat itu pun terpaksa dicoret. Setelah dilakukan pencoretan, hanya empat partai yang keanggotaannya kurang dari 410.000 orang. "Kewajiban mereka adalah memperbaiki kekurangannya, jadi misalnya kurang 10 yang diperbaiki ya 10 KTA dan 10 KTP," kata Wawan.
Sementara, sembilan partai lainnya meski banyak angota yang dicoret jumlahnya masih di atas 410.000 orang sehingga dinilai memenuhi syarat administrasi. Kesembilan partai tersebut adalah (PDI) Perjuangan, Perindo, Gerindra, Garuda, Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan Nasdem.
Wawan menegaskan, perbaikan jumlah anggota partai yang kurang disampaikan dalam bentuk soft copy melalui sistem informasi partai politik (Sipol) dan hard copy. Kemarin, KPU juga menyerahkan berkas hasil verifikasi administrasi kepada semua partai.
Sementara itu, Sekretaris Pimpinan Daerah (DPD) Berkarya Kota Jogja, Ahmad Maulian Noor mengatakan ada 175 dari 544.000 data angota partainya yang tidak memenuhi syarat berdasarkan vasil verifikasi KPU. "Otomatis kami harus memperbaiki sekitar 41 data anggota untuk mencukupi 410.000," kata dia seusai menerima vasil verifikasi administrasi, kemarin.
Ia meyakini masih bisa mencari 41 anggota dengan dalam waktu dua pekan ke depan. Adapun Demokrat, Hanura, dan PPP mengaku belum menghitung berapa kekurangan data angotanya karena belum melihat dokumen hasil verifikasi dari KPU.
Saat pendaftaran partai, beberapa waktu lalu, Demokrat menyerahkan data keanggotaan sebanyak 447 orang dan Hanura 787 orang. "Kalau kami, semoga perbaikannya tidak banyak," kata Ketua PAC Demokrat Ngampilan, yang mewakili DPC Demokrat Kota Jogja, Ahmad Taufik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.