Ratusan Pemuda Kota Magelang Dibekali Jadi Penggerak Potensi Daerah
Sebanyak 197 pemuda dari 17 kelurahan di Kota Magelang dibekali menjadi Local Champion untuk mengembangkan wisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
Arus lalu lintas di perempatan Jalan Wates pada Jumat (17/11/2017) pada pagi hari menjelang siang terpantau ramai lancar
Harianjogja.com, JOGJA- Arus lalu lintas di perempatan Jalan Wates pada Jumat (17/11/2017) pada pagi hari menjelang siang terpantau ramai lancar.
Kepadatan lalu lintas tampak padat dan lancar di simpang Jalan Wates dari Jalan Magelang-Purworejo dari arah barat. Kendaraan di dominasi oleh kendaraan roda empat dan juga terlihat bus antar provinsi ikut memadati jalan tersebut, sedangkan antrian motor berada di tepi kiri.
Akan tetapi dari arah timur kendaraan lebih di dominasi oleh kendaraan bermuatan berat dan mobil.
Dari arah selatan yaitu Jalan Wates kepadatan jalan juga di dominasi oleh kendaraan roda empat dan roda dua. Sedikit berbeda dari ketiga arah tersebut dari arah utara kendaraan di dominasi oleh kendaraan roda dua. Sejumlah kendaraan roda empat juga ikut memadati jalan tersebut.
Meskipun tergolong lancar, pengendara tetap diimbau untuk lebih berhati-hati dalam berkendara dan selalu mematuhi rambu lalu lintas yang ada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 197 pemuda dari 17 kelurahan di Kota Magelang dibekali menjadi Local Champion untuk mengembangkan wisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
Apple MacBook Pro OLED dikabarkan membawa layar sentuh, Dynamic Island, chip M5 Pro atau M5 Max, serta pembaruan fitur lainnya.
Garuda Indonesia memperbarui Manage My Booking untuk memudahkan penumpang mengubah jadwal, rute, dan mengajukan refund secara mandiri.
Bulog Semarang menambah kapasitas gudang sewa sekitar 20.000 ton untuk mengantisipasi lonjakan stok beras menjelang panen raya 2027.
QRIS telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sistem pembayaran sehari-hari. Perannya bahkan telah menggantikan sistem pembayaran tunai.
Longsor di Desa Tamanayu, Lumajang, menewaskan Imron Rosadi dan anaknya Hilya setelah rumah mereka tertimpa material longsor.