Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Salah satu panggung dalam Ngayogjazz di Dusun Kledokan, Selomartani, Kalasan, Sleman, Sabtu (18/11/2017). (Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja)
Sebanyak tujuh artis memeriahkan panggung arkas di Ngayogjazz malam ini
Harianjogja.com, SLEMAN- Alunan musik jazz sudah mulai terdengar dari berbagai sudut di Dusun Kledokan, Selomartani, Kalasan, Sleman, Sabtu (18/11/2017) malam. Ratusan orang berkerumun di depan sejumlah panggung sejak siang, menandakan pagelaran besar musik jazz, Ngayogjazz 2017 dimulai.
Meski sempat diguyur hujan, pengunjung tak mengurungkan niatnya untuk menonton aksi sejumlah artis di atas panggung. Salah satunya seperti yang ada di Panggung Markas, salah satu dari lima panggung yang berdiri megah di hajatan Ngayogjazz tahun ini.
Sejak pukul 14.00 WIB, Panggung Markas sudah memulai melakukan persiapan panggung bagi para penampil. Penikmat jazz pun memperlihatkan antusias untuk menyaksikan aksi panggung sejumlah artis yang akan menjadi pengisi acara di Panggung Markas.
Deputi Stage Manager Panggung Markas, Hanif Hanindito mengatakan, total ada tujuh artis yang akan tampil di panggung Markas, hari ini Sabtu (18/11/2017). Satu musisi yang mengawali yakni JAP, sebuah komunitas Jazz Jogja. Penampilan JAP yang terbilang lebih awal dibanding penampil di panggung-panggung lainnya yang hadir di Ngayogjazz.
"Persiapan sudah dilakukan jauh hari, namun untuk teknis baru dimulai 14 November kemarin untuk memastikan Panggung Markas siap memeriahkan Ngayogjazz kali ini," kata Hanif di sela aksi panggung JAP.
Hanif menjelaskan, konsep Panggung Markas sedikit berbeda dan cukup unik. Panggung yang terletak di sebelah selatan panggung utama, Panggung Merdeka. Salah satunya yakni dengan konsep atap yang menggunakan daun kelapa kering (rumbia) yang menambah suasana khas pedesaan yang asri.
Selain itu, Hanif juga mengatakan yang spesial dari para penampilan artis di Panggung Markas yakni menggunakan Grand Piano yang mencirikan permainan musik jazz.
Sebanyak tujuh artis yang tampil yakni komunitas Jazz Lampung (Restu n Friends), Fusion Jazz Community, Jatiraga, Remi Panossian Trio (musisi asal Perancis), Tricotado, dan yang akan menjadi Gong adalah penampilan dari Sri Hanuraga Trio featuring Dira Sugandi. Dira Sugandi menampilkan komposisi musik jazz dengan lagu daerah yang dibawakan dengan apik.
Tujuh artis tersebut dikatakan Hanif menjadi warna baru di perayaan Ngayogjazz tahun ini. Dipandu oleh MC kondang, Lusi Laksita dan Bambang Gundul menambah meriah Panggung Markas terutama saat menjelang malam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Kemenperin memastikan dua pabrik komponen otomotif tetap beroperasi di Indonesia, membantah isu relokasi dan PHK.
Kasus tabrak BMW listrik dan ojol di Meruya Selatan diselesaikan damai melalui mediasi polisi dengan pendekatan restorative justice.
Fenomena Viking Row suporter Norwegia viral di Piala Dunia 2026, dukung Haaland dan Odegaard dengan aksi mendayung khas Viking.
Pria 44 tahun ditemukan tewas gantung diri di Tegalrejo, Jogja. Polisi pastikan tidak ada tanda kekerasan dari hasil pemeriksaan awal.
Seorang petani di Kulonprogo mengantar anak disabilitas ke job fair Disnaker, berharap sang anak mendapat pekerjaan yang layak dan mandiri.