Duh...Belum Setahun, Angka Bunuh Diri di Gunungkidul Sudah Sebanyak Ini

Irwan A Syambudi
Irwan A Syambudi Rabu, 22 November 2017 18:40 WIB
Duh...Belum Setahun, Angka Bunuh Diri di Gunungkidul Sudah Sebanyak Ini

Ilustrasi bunuh diri (JIBI/Solopos/Dok.)

Pemkab optimalkan tim pencegahan dan penanggulangan bunuh diri.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-- Angka kasus bunuh diri di Gunungkidul dari tahun ke tahun tetap saja tingggi. Untuk itu pemerintah Kabupaten Gunungkidul kini berupaya mengoptimalkan peran tim pencegahan dan penangulangan bunuh diri untuk menekan angka bunuh diri.

Pada pertengahan tahun ini, Bupati Gunungkidul mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 112/KTSP/TIM/2017 tentang Pembentukan Tim Penanggulangan dan Penanganan Bunuh Diri. Salah satu yang melatar belakangi SK tersebut adalah tingginya angka bunuh diri yang terjadi pada awal tahun ini. Tercatat ada 20 kasus yang terjadi sepanjang semester pertama 2017.

Untuk selanjutnya tim khusus yang diketuai Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul, Drajat Ruswandono itu akan melakukan berbagai upaya. Diantaranya adalah melakukan pemetaan terhadap wilayah kasus terjadinya bunuh diri, melakukan pencegahan terjadinya kasus bunuh diri, dan melakukan tindakan terhadap terjadinya kasus bunuh diri.

Sementara itu, berdasarkan data terbaru yang dihimpun Polres Gunungkidul. Dari Januari hingga pertengahan November 2017 ini sudah terdapat 31 kasus bunuh diri. Total ada dua orang yang selamat dari percobaan bunuh diri. Sementara 29 lainnya meregang nyawa dengan cara gantung diri diatas pohon, di kandang sapi, maupun di dalam rumah.

Menurut Kasubbag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Ngadino, mayoritas faktor penyebab bunuh diri adalah karena memiliki gangguan kejiwaan seperti depresi. Kondisi depresi sendiri mayoritas diakibatkan karena hidup sebatang kara, atau memiliki penyakit yang tidak kunjung sembuh.

"Kami sudah melakukan berbagai upaya melalui ceramah, pengajian, dan juga dengan menyambangi warga, memberikan himbauan, kita ajak ngobrol tentang masalah-masalahnya," ujarnya Rabu (22/11/2017).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online