40.000 Pengunjung Ditargetkan Datang ke Magelang, UMKM dan Warga Jadi Sasaran
Pemkot Magelang berharap kedatangan pengunjung dalam berbagai kegiatan tersebut dapat memberi efek lanjutan bagi perekonomian lokal.
Tumpukan sampah yang berserakan di sekitar wahana permainan di Sekaten, Rabu (22/11/17). (Perdani Fitryana Tegar Marhaendro/Harian Jogja)
Pasar malam perayaan Sekaten (PMPS) yang direncanakan selesai pada tanggal 30 November 2017 ini mengundang komplain dari pengunjung
Harianjogja.com, JOGJA- Seusai dihebohkan dengan tarif parkir yang melambung tinggi, pasar malam perayaan Sekaten (PMPS) yang direncanakan selesai pada tanggal 30 November 2017 ini mengundang komplain dari pengunjung mengenai masalah sampah.
Ketika pengunjung memasuki area sekaten pengunjung akan langsung menemukan berbagai stan, mulai dari yang menjajakan makanan, pakaian hingga tas-tas rajutan lucu yang pastinya menarik banyak perhatian pengunjung.
Akan tetapi, tidak bisa dipungkiri bahwa sampah juga tercecer dimana-mana. Kemanapun pengunjung melangkahkan kaki pengunjung akan menemui tumpukan sampah.
Salah satu pengungjung sekaten, Zahrina mengungkapkan bahwa banyaknya sampah ini menjadikan suasana sekaten kurang nyaman, terlebih lagi ditambah genangan air hujan.
"Udah sampahnya berserakan, trus becek lagi," ungkap Zahrina lebih lanjut.
Curah hujan yang tinggi di Bulan November membuat air hujan tersebut membentuk kubangan-kubangan kecil di area pasar malam.
Tidak jauh berbeda dari Zahrina, Annisa salah satu pengunjung sekaten juga berpendapat bahwa jumlah antara stan makanan ataupun stand barang jumlahnya tidak seimbang dengan jumlah tempat sampah yang ada, sehingga kemungkinan besar pengunjung juga kebingungan untuk menemukan tempat sampah.
"Menurutku penataan tempatnya juga kurang tertata sih," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang berharap kedatangan pengunjung dalam berbagai kegiatan tersebut dapat memberi efek lanjutan bagi perekonomian lokal.
Harga BBM 1 November 2026 belum berubah. Pertamax Rp15.950, Dexlite Rp23.700, sedangkan Pertalite tetap Rp10.000 per liter.
BGN menegaskan insentif fiskal Rp1 triliun bukan hadiah khusus MBG. Program tersebut menjadi indikator tambahan penilaian daerah pada 2027.
Manchester City kalah 0-1 dari Brighton di Etihad. Arsenal berpeluang merebut puncak klasemen Liga Inggris 2026/2027.
UU No. 9/1998 menjamin kebebasan demonstrasi sekaligus mengatur kewajiban peserta aksi dan tanggung jawab kepolisian.
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang di mayoritas wilayah Indonesia pada Minggu, 1 November 2026. Jogja diprediksi berawan tebal.