Warga Jogja Ditantang Berani Gundul
Namun, jumlah sekolah adiwiyata diakui masih minim
Harianjogja.com, KULONPROGO-Sekolah adiwiyata di Kulonprogo diharapkan mendukung upaya pembentukan generasi muda yang lebih peduli terhadap pelestarian lingkungan. Namun, pembentukan pola pikir dan kesadaran untuk peduli terhadap kelestarian lingkungan tidak bisa didapatkan secara instan.
Plt Kepala DLH Kulonprogo Suharjoko mengungkapkan, anak-anak perlu diajak memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan agar selalu bersih dan sehat sejak dini. Pemahaman dan kebiasaan yang tertanam diharapkan terus terbawa hingga dewasa.
Suharjoko menerangkan, konsep sekolah adiwiyata dapat diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran seperti meminta siswa membuat karangan bertema lingkungan pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Kesadaran untuk menjaga kelestarian lingkungan juga bisa ditumbuhkan melalui upaya pembiasaan, misalnya membuang sampah pada tempatnya.
Sekolah bahkan bisa menyediakan waktu khusus untuk kegiatan praktek seperti pembuatan pupuk kompos atau pembuatan kerajinan daur ulang sampah. Program sekolah adiwiyata bertujuan dapat membentuk generasi yang peduli dengan upaya pelestarian lingkungan.
Namun, jumlah sekolah adiwiyata diakui masih minim sehingga diharapkan terus bertambah. “Harapannya, semua sekolah di Kulonprogo bisa menyusul menjadi sekolah adiwiyata secara bertahap,” ungkap Suharjoko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JMS 2026 mempertemukan ratusan media lokal Jawa Tengah untuk menyusun strategi menghadapi disrupsi digital dan tantangan AI.
Aktivis Global Sumud Flotilla mengaku mengalami sengatan listrik dan kekerasan fisik saat ditahan Israel usai misi kemanusiaan menuju Gaza.
Tingkat pengangguran DIY turun menjadi 3,05% pada Februari 2026. Pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif jadi penyerap tenaga kerja utama.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp57.650 per kg menurut data PIHPS Kamis pagi. Telur ayam ras dijual Rp32.500 per kg.
Revisi UU HAM disiapkan untuk melindungi aktivis dan pembela HAM dari kriminalisasi serta memperkuat hak digital dan lingkungan hidup.