BADAI CEMPAKA : Bantul Tetapkan Status Darurat Bencana Banjir dan Longsor

Rheisnayu Cyntara
Rheisnayu Cyntara Rabu, 29 November 2017 06:20 WIB
BADAI CEMPAKA : Bantul Tetapkan Status Darurat Bencana Banjir dan Longsor

Anak-anak bermain saat banjir di Pundung, Wukirsari, Imogiri, Selasa (28/11/2017). (Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja)

Status Kabupaten Bantul telah ditetapkan menjadi darurat bencana banjir dan longsor

Harianjogja.com, BANTUL--Pelaksana Harian Kepala BPBD Bantul Dwi Daryanto mengungkapkan status Kabupaten Bantul telah ditetapkan menjadi darurat bencana banjir dan longsor. Status ini berlaku mulai Selasa (28/11/2017) dan akan berlaku hingga dua minggu ke depan.

Baca juga : http://m.harianjogja.com/?p=872517">BADAI CEMPAKA : Bantul Banjir, Siswa Dievakuasi dengan Tali

Terkait titik pengungsian, Dwi menuturkan hingga pukul 20.30 WIB ada enam titik pengungsian. Empat di antaranya telah terdata yakni di Kebonagung (Imogiri), Kecamatan Imogiri, balai desa Sriharjo (Imogiri), dan balai dusun Turi, Sumberagung (Jetis).

Total warga yang diungsikan mencapai 400-an kepala keluarga. Pendataan ini, menurutnya penting. Sebab, hasil pendataan yang meliputi berapa jumlah balita, lansia hingga orang dewasa ini berfungsi untuk persiapan logistik terutama makanan.

"Kebutuhan makanan yang kami kirim malam ini agar sesuai kebutuhan di lapangan," katanya.

Baca juga : http://m.harianjogja.com/?p=872504">BADAI CEMPAKA : Bantul Banjir 1 Meter, Anak-Anak Asyik Bermain Air

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online