Harga Beras Rendah, Petani Bantul Pilih Simpan Hasil Panen
Talut yang berada di lingkup RT 06/03 Jali, Gayamharjo lonsgor yang membuat rumah warga jebol, Selasa (28/11/2017). (IST/FPRB Prambanan)
Warga di lokasi rawan bencana diminta wapada.
Harianjogja.com, SLEMAN-- Masyarakat yang tinggal di lereng atas Prambanan diminta tetap waspada selama musim penghujan. Pasalnya, banyak rumah warga yang letaknya sangat dekat dengan tebing yang rawan longsor.
Hal itu disampaikan oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo pada Kamis (30/11/2017). "Karena banyak karakter rumah yang sedikit datar belakangnya langsung tebing, itu sangat labil terjadi ketika hujan deras," katanya Kamis. Ia mengatakan ada sejumlah KK yang sudah bersedia direlokasi jika kemudian terjadi hujan berkepanjangan lagi.
Rencana relokasi ini bisa dilakukam di atas tanah kas desa dengan mekanisme yang sudah direncanakan selama ini. Meski demikian, ia berharap badai yang menyebabkan banjir tidak lagi terjadi di DIY. Selain itu, Pemkab Sleman kini sedang mengumpulkan data jumlah kerugian akibat cuaca buruk tersebut.
Pemerintah Kabupaten Sleman, lanjut Sri, telah mempersiapkan bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana, serta memperbaiki fasilitas umum yang rusak. Masyarakat diminta untuk menjauhi tempat yang dianggap bahaya menghindari timbul kerugian, timbul korban termasuk binatang peliharaan.
Sementara itu, Joko Supriyanto selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman juga berharap masyarakat tetap waspada meskipun bencana yang diakibatkan oleh Badai Cempaka tersebut telah usai. Meurutnya musim hujan dengan cuaca ekstrem masih akan terjadi hingga beberapa bulan ke depan. “Tetap kita himbau untuk siaga. Puncaknya musim hujan ini kan sampai sekitar Februari, meski musim hujannya mungkin sampai April. Jadi sampai bulan Februari diperkirakan masih akan terjadi hujan lebat disertai angina kencang,” ujarnya.
Hingga saat ini, Prambanan merupakan titik terparah di Kabupaten Sleman yang terkena bencana yang dipicu Badai Cempaka tersebut. BPBD Sleman telah mengerahkan lebih dari 200 personelnya untuk melakukan evakuasi di kecamatan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ketua BPD Hipmi Jatim Ahmad Salim Assegaf membantah narasi mayoritas BPD Hipmi menolak pelaksanaan Munas XVIII Hipmi di Lampung.
Selain mempermudah mobilitas, kehadiran bus KSPN juga diarahkan untuk mendorong penggunaan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan di kawasan pariwisata
IHSG turun 8,35% sepanjang pekan 18-22 Mei 2026. Saham SMMA, SRAJ, CPIN, dan MYOR menjadi top leaders penahan pelemahan indeks.
Cek jadwal bus DAMRI Bandara YIA ke Jogja dan Sleman Sabtu 23 Mei 2026 lengkap dengan rute dan tarif terbaru.
Pekan terakhir Liga Spanyol 2025/2026 diwarnai kekalahan Barcelona, kemenangan Real Madrid, dan drama degradasi Mallorca serta Girona.