MK Larang Dana Pendidikan Biayai MBG Mulai 2028, Ini Dampaknya
MK memutuskan anggaran Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh lagi menggunakan dana pendidikan setelah masa transisi. Pemerintah diminta menyiapkan pos anggar
Perangkat pertandingan berdiskusi dengan kapten Persis Gotong Royong (GR) Susanto terkait ketidakhadiran PS Bangka Selection di laga pertama babak penyisihan Grup H putaran final Liga 3 di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Senin (4/12/2017). (Istimewa)
Tim DIY tak dapatkan hasil maksimal.
Harianjogja.com, JOGJA-- Hasil tidak maksimal didapatkan oleh wakil DIY di ajang babak 32 besar Nasional Grup F Liga 3 2017, Satria Adikarta, Senin (4/12/2017) sore. Tim asal Kulonprogo ini harus berbagi angka setelah ditahan oleh PS Bintan dengan skor 1-1 di Stadion Wergu Wetan, Kudus. Adapun gol PS Bintan dicetak oleh Dodi pada menit ke-68 dan gol Satria Adikarta dicetak oleh Yakub Prasetyo pada menit ke-91.
Atas raihan satu poin ini, Satria Adikarta harus berada di peringkat kedua klasemen, di bawah Persilat FC. Tim asal Lampung Tengah ini berhasil mengoleksi tiga poin setelah menang mudah dengan skor 3-1 atas Nabil FC.
Pelatih Satria Adikarta M Eksan mengungkapkan secara permainan sejatinya timnya tidak kalah dibandingkan PS Bintan. Hanya saja, ketenangan dan buruknya penyelesaian akhir membuat, Rahmad Dwi Nur Ridwan dan kawan-kawan yang tampil mendominasi gagal dikonversikan menjadi gol.
"Ini jadi catatan kami. Memang pertandingan perdana pasti tidak mudah. Namun, kami optimistis di laga selanjutnya kami akan meraih hasil maksimal," ujar Eksan kepada Harianjogja.com seusai pertandingan.
Menurut Eksan dengan perhitungan klasemen yang ada, Satria Adikarta masih memiliki peluang untuk lolos ke babak 16 besar. Syaratnya, di sisa dua laga, yakni melawan Persilat, Rabu (6/12/2017) dan Nabil FC pada Jumat (8/12/2017) mendatang, Satria Adikarta mampu meraih kemenangan. "Untuk itu kami benahi lagi. Kami tingkatkan motivasi pemain. Karena peluang kami masih ada," ungkap Eksan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MK memutuskan anggaran Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh lagi menggunakan dana pendidikan setelah masa transisi. Pemerintah diminta menyiapkan pos anggar
Sleman memberangkatkan 325 KK transmigran selama 2010-2024. Pemberangkatan terbanyak terjadi pada 2012 setelah erupsi Gunung Merapi.
PSIM Jogja menyisakan anggaran pemain untuk putaran kedua Super League 2026/2027 agar tetap memiliki ruang merekrut pemain baru.
Pemerintah kembali membuka war tiket Upacara HUT RI di Istana Merdeka. Sebanyak 8.100 peserta ditargetkan hadir pada 17 Agustus 2026.
Investasi di Gunungkidul semester pertama 2026 mencapai Rp487,6 miliar dan menyerap 10.738 tenaga kerja, didominasi PMDN dan PMA.
Tradisi budaya Sebaran Apem Yaaqawiyyu dalam rangka Saparan Yaaqawiyyu di Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, berlangsung meriah pada Jumat (31/7/2026)