Mengapa Tren Produk Outdoor Tumbuh Pesat di Jogja?

Holy Kartika Nurwigati
Holy Kartika Nurwigati Kamis, 07 Desember 2017 21:40 WIB
Mengapa Tren Produk Outdoor Tumbuh Pesat di Jogja?

Pengunjung memilah peralatan petualangan luar ruang (outdoor activity) saat digelar Indonesia Outdoor Festival 2015 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (1/4/2015). Pameran yang dijadwalkan berlangsung hingga 4 April 2015 itu menawarkan berbagai perlengkapan petualangan, seperti tenda, tas, sepatu, jaket, alat pancing, sepeda, hingga perahu karet. (JIBI/Solopos/Antara/M. Agung Rajasa)

Bisnis outdoor terus tumbuh.

Harianjogja.com, JOGJA--Para pencinta alam hingga para traveler akan dimanjakan dengan berbagai perlengkapan outdoor dari sejumlah brand lokal dalam Jogja Outdoor Show (JOS) 2017 yang diselenggarakan di GOR UNY, Kamis (7/12/2017). Pameran ini ditargetkan dapat menyedot kunjungan 15.000 pengunjung dan transaksi hingga Rp7 miliar.

CEO JOS Event 2017, Disyon Toba mengatakan pameran outdoor ini merupakan kali ketiga yang digelar di Jogja. Seiring dengan populernya gaya hidup traveling dan meningkatnya kunjungan wisatawan di DIY memberikan andil besar terhadap pertumbuhan bisnis ini.

"Ada beberapa kota yang kami singgahi setiap tahunnya, salah satunya Jogja. Di antara kota lain, kegiatan outdoor di Jogja tumbuh pesat. Faktor utamanya karena Jogja merupakan destinasi wisata favorit di Indonesia, selain Bali," ujar Disyon, Kamis.

Potensi wisata yang terus meningkat di kota ini yakni dengan terus bermunculan destinasi-destinasi baru membuat kegiatan outdoor semakin digandrungi banyak kalangan. Bahkan, kata Disyon, pertumbuhan bisnis outdoor selalu tumbuh di atas 20%.

Disyon menambahkan banyak pelaku usaha produk outdoor lokal yang membuka tokonya di Jogja. Bahkan, tidak hanya satu toko, tetapi bisa lebih dari dua toko dibuka di kota ini.

"Karena potensi pasarnya sangat menguntungkan di Jogja. Kota ini selain sebagai kota pelajar, para penyuka jalan-jalan juga terus tumbuh. Bahkan, jumlah kunjungan wisatawan juga terus meningkat sampai 15 persen dan itulah yang mendongkrak dunia bisnis outdoor," jelas Disyon.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online