Pemulihan SDN Kokap Pascalongsor Hampir Rampung, Siswa Ditargetkan Belajar Aman
Revitalisasi SDN Kokap di Kulonprogo pascalongsor mencapai 90 persen. Disdikpora menargetkan sekolah kembali aman dan nyaman untuk belajar.
Sejumlah orang tua ada yang mengantre dan menunggu proses anaknya masuk asrama Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kulonprogo, Jumat (31/7/2026)/Harian Jogja-Khairul Ma\'arif\r\n
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 Kulonprogo mulai menjalankan aktivitasnya pada Jumat (31/7/2026) dengan registrasi peserta didik yang telah melalui proses penjangkauan. Mulai hari ini, para siswa juga mulai menempati asrama yang telah disediakan sebagai bagian dari penyelenggaraan pendidikan di sekolah tersebut.
Agenda pada Jumat (31/7/2026) meliputi sosialisasi kepada orang tua, pengenalan lingkungan SR Terintegrasi 1 Kulonprogo, serta proses masuk asrama bagi para peserta didik. Antrean registrasi hingga siang hari masih berlangsung untuk pendataan ulang siswa yang sebelumnya telah dijangkau oleh para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
Pantauan Harianjogja.com di lokasi pada Jumat (31/7/2026) siang, sejumlah orang tua dan wali siswa terus berdatangan bersama anak-anak mereka. Sambil menenteng ransel, mereka mengantarkan anaknya ke gedung-gedung yang akan menjadi tempat menempuh pendidikan pada jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Salah satu orang tua siswa, Eka Wahyuning, datang sejak pukul 09.00 WIB untuk mengantarkan anaknya yang akan bersekolah di jenjang SMP setelah sempat putus sekolah selama beberapa tahun terakhir.
"Ya putus sekolah karena tidak ada biaya juga soalnya kan saya kerjanya freelance gaji tidak tetap, suami juga buruh bangunan tidak setiap bulan ada pendapatan," katanya saat ditemui di SR Terintegrasi 1 Kulonprogo, Jumat (31/7/2026).
Eka yang merupakan warga di Bumirejo, Lendah, Kulonprogo mengaku tidak memiliki pendapatan tetap setiap bulannya. Meski anaknya harus tinggal di asrama, ia tidak mempermasalahkannya selama sang anak juga bersedia.
"Ada pendamping PKH yang nawarin terus anaknya mantap tinggal di asrama saya juga mantap," lanjutnya.
Menurut Eka, keberadaan Sekolah Rakyat seperti ini sangat baik bagi keluarga dengan kondisi ekonomi lemah seperti keluarganya.
Selain itu, Susanto, warga di Donomulyo, Nanggulan, Kulonprogo, juga mengantarkan anaknya yang akan menempuh pendidikan di jenjang SMP di SR Terintegrasi 1 Kulonprogo. Pria yang bekerja sebagai buruh tani tersebut mengaku tidak memiliki penghasilan tetap setiap bulan sehingga memilih mendaftarkan anaknya ke Sekolah Rakyat.
Meskipun anaknya harus tinggal di asrama dan tidak pulang ke rumah setiap hari, Susanto tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut.
"Ya gapapa kan namanya juga buat menuntut ilmu kok. Anaknya juga mau sekolahnya di sini," tuturnya.
Saat ini, para siswa yang telah datang langsung memasuki asrama yang telah disediakan meskipun pembangunan fasilitas tersebut belum rampung sepenuhnya. Pekan depan, para peserta didik akan mengikuti masa pengenalan lingkungan asrama dan sekolah selama 10 hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Revitalisasi SDN Kokap di Kulonprogo pascalongsor mencapai 90 persen. Disdikpora menargetkan sekolah kembali aman dan nyaman untuk belajar.
Inter Milan dan AC Milan memperkenalkan Generali Stadium senilai Rp24 triliun. Stadion berkapasitas 71.500 penonton ditargetkan beroperasi pada 2031.
Fiorentina bermain imbang 2-2 melawan Atalanta pada pekan kesembilan Serie A. Hasil ini membuat La Viola masih tertahan di zona degradasi.
MotoGP Malaysia 2026 dimulai Jumat (30/10). Simak jadwal FP1 dan Practice serta peluang Marc Marquez menambah keunggulan atas Jorge Martin.
Veda Ega Pratama tampil impresif pada FP1 Moto3 Malaysia 2026 di Sepang. Pebalap Indonesia itu finis di posisi keempat.
Joan Mir dan Luca Marini dinyatakan fit untuk tampil di MotoGP Malaysia setelah pulih dari gangguan kesehatan yang membuat keduanya absen.